Cash on Delivery: Strategi Cerdas atau Beban untuk Bisnis Kamu?

Cash on Delivery: Strategi Cerdas atau Beban untuk Bisnis Kamu?

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
28 Juli 2025

Bagi perintis bisnis online, salah satu dilema adalah perlu tidaknya sistem cash on delivery. Ini mungkin bisa jadi pertimbangan ketika jangkauan konsumenmu makin luas dan beberapa minta layanan ini aktif. Betul, COD memang bukan hal baru, tapi masih jadi favorit banyak pelanggan di Indonesia.

 

Jadi, cash on delivery adalah metode pembayaran yang membuat pelanggan hanya perlu bayar saat barang mereka terima. Dari sudut pandang penjual, ini bisa jadi peluang besar, namun ada tantangannya sendiri. Jadi, untuk mempermudahmu mempertimbangkannya, yuk kenali keunggulan dan tantangannya!

Keuntungan Menyediakan Layanan COD untuk Bisnis

keuntungan cash on delivery bagi bisnis

 

Nah, buat kamu yang ingin tahu kenapa layanan COD bisa menguntungkan untuk bisnis, cek dulu poin-poin ini:

1. Menjangkau Lebih Banyak Konsumen

Dengan menyediakan COD, kamu membuka peluang besar untuk menjangkau konsumen yang belum terbiasa dengan belanja online atau tidak punya akses ke pembayaran digital. 

 

Jadi, kamu bisa menjangkau konsumen di wilayah pelosok, generasi tua, atau mereka yang lebih nyaman dengan transaksi tunai. Sistem ini akhirnya akan memungkinkan kamu untuk merangkul segmen pasar yang sebelumnya sulit dijangkau jika hanya mengandalkan metode pembayaran digital.

 

Baca juga: Kenapa Tidak Semua Toko Online Punya Fitur COD? Ini 5 Alasannya

2. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Baru

Banyak orang masih ragu melakukan transfer ke toko online baru, karena belum tahu kualitas produk dan layanannya. Nah, dengan bayar COD, rasa aman konsumen akan meningkat karena mereka bisa lihat barang dulu sebelum membaya ke kurir. 

 

Bagi pembeli pertama atau awal di toko, ini bisa jadi solusi yang memberi rasa aman dan mengurangi risiko penipuan. Jika mereka puas dengan transaksi pertama, kemungkinan besar mereka akan kembali belanja di tokomu. 

 

Calon pembeli berikutnya juga jadi lebih yakin, karena sudah ada orang yang belanja dan puas.

 

Baca juga: Penipuan Paket Luar Negeri Makin Marak: Begini Cara Mengenalinya

3. Meningkatkan Tingkat Konversi Penjualan

Ada banyak kasus di mana calon pembeli batal checkout karena ribet transfer atau khawatir penipuan. Nah, pengiriman bayar di tempat ini akan menyederhanakan proses belanja, sehingga tingkat konversi pun lebih tinggi.

 

Proses pembelian yang sederhana dan langsung ini tentu bisa menghilangkan hambatan-hambatan kecil yang sering kali membuat pelanggan batal belanja di sebuah toko online.

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Lion Parcel (@lionparcelid)

4. Meningkatkan Repeat Order dan Loyalitas Pelanggan

Jika pengalaman pertama konsumen mulus dan barang datang sesuai ekspektasi, mereka akan lebih percaya dan balik belanja lagi. COD bisa membantu kamu membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Dengan memberikan pengalaman belanja yang aman dan nyaman, kamu punya peluang besar untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dari waktu ke waktu.

 

Baca juga: 3 Program Loyalitas Agar Bisnismu Makin Cuan, Penting Nih!

5. Meningkatkan Brand Awareness dan Profesionalisme

Dengan menyediakan layanan cash on delivery, bisnis kecil bisa terlihat lebih tepercaya. Konsumen akan menilai bahwa tokomu serius, profesional, dan setara dengan toko-toko besar di marketplace. Hal ini bisa membangun citra positif dan memperluas kesadaran merek di kalangan pembeli baru.

 

Baca juga: 3 Cara Branding Produk yang Bikin Bisnismu Cepat Dikenal

6. Menyesuaikan dengan Preferensi Pasar Lokal

Faktanya, mayoritas konsumen Indonesia masih menyukai sistem COD karena dianggap lebih praktis dan memberikan rasa aman bagi mereka. Apalagi, masih banyak juga pembeli yang belum akrab dengan e-wallet atau mobile banking

 

Karena itulah, dengan menyediakan opsi cash on delivery ini, berarti kamu mampu memenuhi kebiasaan dan kebutuhan pasar lokal, yang berdampak langsung pada peningkatan penjualan.

 

Baca juga: Sisi Lain COD: Apa Tantangan bagi Kurir saat Mengirim Paket?

Tantangan Menyediakan COD dalam Bisnis

tantangan menggunakan  cash on delivery

 

Namun, bukan berarti layanan COD tanpa risiko, sehingga kamu juga perlu aware dengan kemungkinan terburuk. Nah, beberapa hal yang akan jadi tantangan buatmu saat membuka metode ini adalah:

1. Risiko Pembatalan Sepihak

Pembeli bisa saja berubah pikiran dan menolak barang kamu saat kurir datang. Ini otomatis membuat kamu rugi waktu, tenaga, biaya packing, dan ongkos kirim. 

 

Risiko ini pun makin besar jika volume transaksi tinggi dan tidak ada sistem validasi pesanan. Belum lagi barang yang dikembalikan juga belum tentu bisa dijual ulang dalam kondisi yang sama.

2. Proses Retur yang Lebih Rumit

Barang yang tidak dibayar pembeli harus kembali ke tangan penjual, sehingga proses ini menambah beban logistik dan operasional. Sebab, kamu harus mencatat retur, memeriksa kondisi barang, dan menyimpannya kembali. 

 

Jika barang rusak saat perjalanan balik, nilainya pun akan langsung turun drastis dan tidak bisa kamu jual lagi.\

 

Baca juga: 5 Langkah Mudah Retur Paket Saat Barang Tidak Sesuai Ekspektasi

3. Membutuhkan Kerjasama dengan Jasa Pengiriman yang Andal

Tidak semua ekspedisi punya sistem COD yang aman dan jelas. Karena itu, kamu harus pilih jasa yang transparan soal pelacakan, pembayaran, dan penanganan retur. 

 

Jika bekerja sama dengan jasa kirim yang buruk, maka risiko kehilangan barang, uang tidak kunjung disetor, atau retur yang tidak terkoordinasi dengan baik harus kamu hadapi.

4. Risiko Penipuan atau Alamat Palsu

Tidak bisa dipungkiri, masih ada pembeli nakal yang memasukkan alamat palsu atau sengaja tidak membayar meskipun barang sudah mereka terima. Tanpa sistem verifikasi dan keamanan yang kuat, kamu bisa kena rugi dua kali, yaitu kehilangan produk dan ongkos kirim.  

 

Baca juga: 10 Tips Jualan COD di Facebook Marketplace yang Aman dan Bebas Penipuan

5. Biaya Operasional Tambahan

Sistem COD butuh proses ekstra, dari pengepakan khusus, pencatatan transaksi, hingga konfirmasi pengembalian dana. Belum lagi koordinasi dengan kurir dan layanan pelanggan jika terjadi kendala. Alhasil, semua ini menuntut waktu dan sumber daya tambahan yang harus kamu siapkan.

6. Cash Flow Tertunda

Dalam sistem COD, dana baru masuk ke penjual setelah kurir menyetorkan pembayaran. Jika pengiriman memakan waktu beberapa hari, arus kas bisnismu bisa tersendat. 

 

Penundaan ini pun bisa mengganggu rotasi modal, apalagi jika kamu perlu belanja stok atau membayar supplier dalam waktu dekat.

 

Baca juga: 3 Kesalahan Mengelola Cash Flow yang Mitra POS Wajib Hindari

Jadi, Haruskah Bisnis Kamu Menyediakan COD?

perlu tidaknya bisnis memakai cash on delivery

 

Jika target pasar kamu adalah konsumen umum di Indonesia, maka menyediakan layanan cash on delivery adalah langkah cerdas yang patut dipertimbangkan. 

 

Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2022 bahkan mencatat bahwa preferensi konsumen terhadap COD mencapai 83,11% karena dianggap aman, praktis, dan mudah dipahami oleh semua kalangan.[1] 

 

Namun, layanan ini tetap perlu dikelola dengan sistem yang rapi dan edukasi yang tepat kepada pelanggan. Dengan begitu, risiko kesalahpahaman atau ketidaktahuan pelanggan tidak akan merugikan kamu.

 

Misalnya, kamu perlu menekankan pentingnya verifikasi alamat dan kesiapan pembayaran sebelum pengiriman dilakukan. Kamu juga perlu memastikan bahwa partner logistik yang kamu gunakan memiliki sistem pengelolaan COD yang tepercaya dan efisien.

 

Bagi kamu yang ingin memperluas jangkauan, meningkatkan kepercayaan pembeli baru, serta membangun loyalitas jangka panjang, layanan COD bisa menjadi strategi yang kuat. 

Tapi, pastikan kamu siap dengan sumber daya untuk mengelola risiko yang ada. Jika sudah siap, maka COD bisa menjadi alat penjualan yang sangat efektif.

Rekomendasi Pengiriman COD yang Aman: Gunakan Lion Parcel

cash on delivery dengan Lion Parcel

 

Jika kamu ingin menjalankan layanan COD tanpa ribet, maka pastikan untuk menggunakan Cash on Delivery Lion Parcel

Saat ini Lion Parcel menyediakan dua opsi pembayaran COD untukmu, yaitu:

  • COD Ongkir saja: Pelanggan hanya bayar ongkir saat terima barang.
  • COD Ongkir + Barang: Pelanggan bayar total harga barang dan ongkir.

Dengan sistem yang transparan, pembayaran cepat, dan dukungan logistik luas, COD Lion Parcel cocok untuk UMKM, toko online, hingga bisnis skala besar. Apalagi sekarang kamu juga bisa mengatur pickup tanpa harus datang ke agen.  

 

Nah, buat kamu yang tertarik mencoba layanan ini, cek Lion Parcel terdekat atau langsung kunjungi link ini. Yuk, siapkan usahamu agar makin cuan dengan sistem cash on delivery

 

Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo