Ketika mau beli sesuatu di toko online, terkadang kamu tidak bisa nemu metode pembayaran COD. Kira-kira alasannya apa, ya? Apakah karena toko online tersebut belum mengaktifkannya atau memang tidak mau melakukannya? Padahal, ada banyak pembeli yang tertarik buat menggunakannya.
Untuk kamu yang belum tahu apa itu COD, istilah ini merujuk pada metode bayar di tempat. Jadi, pembeli baru membayar barang tersebut saat mereka menerima paketnya. Hal ini jelas memudahkan buat pelanggan yang mau beli barang. Tapi, bagaimana point of view dari pihak penjual?
Ada beberapa toko online yang memang sengaja tidak mengaktifkan COD atau Cash on Delivery. Kamu bisa menemukan alasannya di bawah ini!
Alasan Kenapa Beberapa Toko Online Tidak Menyediakan COD
Bila kamu tidak menemukan opsi pembayaran COD, sebenarnya ada beberapa alasan penjual tidak menggunakannya.
Beberapa alasan tersebut adalah:
1. Tingginya Risiko Pembatalan Pesanan
Alasan pertama dan yang paling banyak terjadi pada pesanan COD adalah tingginya risiko pembatalan. Banyak pembeli yang tidak serius saat melakukan transaksi. Pada akhirnya, mereka akan membatalkan pesanan tanpa alasan jelas. Hal ini jelas merugikan penjual dari segi waktu hingga biaya.
Penjual sudah menyisihkan waktu dan mengeluarkan modal untuk kemasan paket. Belum lagi mereka harus mengganti ongkir untuk pengiriman ke pembeli dan proses retur. Jadi, untuk menghindari kerugian-kerugian ini, pihak penjual tidak mengaktifkan fitur pengiriman COD.
2. Proses Operasional yang Lebih Rumit
Selain agar terhindar dari kerugian, proses operasional untuk metode pembayaran bayar di tempat ini jauh lebih rumit dari metode lainnya. Proses pencatatan pembayaran, penanganan retur, dan pencairan dananya perlu sistem tambahan. Karena itu, ada beberapa toko online yang merasa keberatan.
Mereka tidak siap menghadapi tantangan tambahan. Khususnya untuk UMKM, mengingat kamu perlu modal lebih banyak agar sistem COD barang bisa berlangsung dengan smooth dan minim hambatan.
3. Risiko Uang Tunai di Kurir
Meskipun masih banyak pelanggan bertanggung jawab yang lebih suka melakukan pembelian COD, tapi ada masalah lain yang menjadi concern para penjual. Concern tersebut ada di kurir, yang bertanggung jawab jadi jembatan antara pihak penjual dan pembeli.
Seperti apa yang sudah disinggung di atas, saat memilih COD artinya pembeli baru bayar ketika mereka dapat barangnya. Jadi, pembayaran tidak langsung diberikan pada penjual, tapi melalui kurir. Karena itu, ada beban tanggung jawab pada kurir untuk membawa uang tunai tersebut dari pembeli.
Hal ini bisa menambah risiko kehilangan, salah serah, atau potensi kejahatan lainnya. Semakin mahal harga barang, maka akan semakin besar pula risikonya.
4. Biaya Tambahan yang Harus Ditanggung Toko
Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa COD lebih mahal dari metode pembayaran lainnya? Ternyata, ini terjadi karena ada biaya tambahan yang harus ditanggung toko. Salah satunya karena beberapa jasa pengiriman mengenakan biaya layanan lebih besar untuk transaksi COD.
Jadi, toko-toko kecil lebih memilih sistem pembayaran langsung seperti transfer atau e-wallet karena tidak punya modal cukup untuk tambahan biaya tersebut. Belum lagi ada risiko masalah-masalah di atas yang bisa membuat modal membengkak.
5. Pembeli yang Tidak Menyiapkan Uang
Penjual juga bisa saja ragu untuk memberi opsi COD karena banyak pembeli yang abai saat harus membayar. Banyak kasus kurir datang tapi pembeli belum menyiapkan uang. Pada akhirnya, paket batal diterima dan harus diretur ke penjual. Hal ini jelas akan menimbulkan kerugian.
COD Tetap Aman jika Menggunakan Jasa Pengiriman yang Tepat
Sadar atau tidak, COD adalah hal yang harus dimiliki oleh toko online biar usaha bisa berkembang. Ketika ada opsi ini, kamu bisa menambah jangkauan pasar. Khususnya buat pelanggan baru yang belum percaya sama toko kamu, orang yang tidak punya rekening dan e-wallet, dan lain sebagainya.
Penjual sangat valid jika takut akan masalah-masalah di atas. Tapi, semuanya bisa bisa kamu hindari kok jika memilih jasa pengirim yang tepat. Pemilik toko online yang ingin mencoba COD bisa bekerja sama dengan jasa pengiriman terpercaya seperti Lion Parcel.
Baca Juga:
- Sisi Lain COD: Apa Tantangan bagi Kurir saat Mengirim Paket?
- Cara Kirim Paket COD Mudah dan Praktis Tanpa Marketplace
- 10 Tips Jualan COD di Facebook Marketplace yang Aman dan Bebas Penipuan
Kenapa Harus Lion Parcel?
Ada beberapa alasan kenapa kamu harus memakai layanan COD Lion Parcel, yaitu:
1. Sistem Pencatatan dan Pencairan Dana COD Rapi, Aman dan Transparan
Tak bisa dipungkiri jika ketakutan terbesar pemilik usaha adalah kehilangan uangnya saat pembeli melakukan COD. Tapi, kamu tidak perlu khawatir soal itu, saat menggunakan Lion Parcel. Jasa pengiriman ini sudah punya sistem pencatatan dan pencairan dana COD yang rapi, transparan, dan aman.
Kurir Lion Parcel sudah terlatih dan profesional, karena sering mendapat pelatihan soal pencatatan sistem COD yang rapi dan tepat. Jadi, bisa meminimalkan semua masalah yang ditakuti oleh penjual. Kamu tidak perlu khawatir uang akan hilang karena ada catatan detail yang bisa kamu akses.
Proses pencairan dananya pun mudah, bisa kamu lakukan langsung setelah pesanan selesai. Kamu tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan pembayaran. Jadi, kamu bisa segera memutarnya lagi untuk kegiatan operasional. Cocok buat para pelaku UMKM dengan modal terbatas.
View this post on Instagram
2. Pembayaran Bisa Mencakup Ongkir + Harga Barang
Ketika mengantarkan paket COD, kurir Lion Parcel tidak hanya akan menagih biaya ongkir saja, tapi juga bisa menagih harga barangnya. Selain pada penjual, kurir Lion Parcel juga bisa memberikan kemudahan pada pembeli. Caranya dengan menambah opsi pembayaran saat mengantarkan paket.
Selain dengan uang tunai, pembeli juga bisa melakukan pembayaran ke kurir dengan QRIS. Karena itu, tiadanya uang tunai sudah tidak bisa jadi alasan pembeli menolak paket COD. Pembeli juga tidak perlu repot mencari uang tunai jika memang belum disiapkan.
Ada juga opsi asuransi pengiriman. Tujuannya untuk melindungi paket dari kerusakan, kehilangan, dan keterlambatan saat pengiriman.
Jika ada keterlambatan dari estimasi waktu yang sudah dijanjikan, maka kamu tidak perlu bayar ongkir. Pembeli hanya perlu bayar harga barangnya saja.
3. Proses Pengembalian Barang Lebih Efisien
Pada beberapa kasus, pengembalian barang atau retur memang tidak bisa dihindari. Tapi, kamu tidak perlu khawatir karena prosesnya sangat efisien di Lion Parcel. Kamu bahkan bisa memantaunya saat pembeli menolak atau mengembalikan barang ke kurir hingga paketnya kembali ke tangan penjual.
Toko online kamu memang harus menanggung ongkos kirimnya, kecuali jika ada kesepakatan khusus antara pembeli dan penjual. Tapi, menariknya di Lion Parcel kamu bisa mendapatkan 50% untuk biaya retur. Jadi, kamu hanya perlu bayar ongkir setengahnya dari biaya ongkir pada umumnya.
Ada beberapa layanan pengiriman Lion Parcel yang menyediakan COD. Khusus untuk layanan COD Ongkir + Barang, kamu bisa memakai layanan REGPACK. Tapi, buat COD ongkir saja, kamu bisa memilih antara BOSSPACK, REGPACK, JAGOPACK, dan BIGPACK.
Jadi, buat toko online yang mau mencoba mengaktifkan COD, Lion Parcel bisa jadi partner yang bisa kamu andalkan. Yuk coba pick up atau drop off paket kamu di Agen Lion Parcel terdekat untuk rasakan semua kemudahannya!