Mitra Lion Parcel jadi salah satu peluang usaha kekinian yang makin banyak dilirik, terutama buat kamu yang mau punya bisnis sendiri tanpa ribet bangun sistem dari nol. Selain kemitraan, bisnis franchise pun juga tidak kalah hype-nya. Jadi, mempertimbangkan keduanya adalah hal yang tepat.
Sebab, dua skema ini sama-sama populer, tapi cara kerjanya beda jauh dan bisa memberikan dampak besar ke perjalanan usahamu nanti.
Karena itulah, artikel ini kita akan bahas tuntas perbedaan franchise dan kemitraan. Kamu juga akan tahu alasan kenapa jadi Mitra Lion Parcel bisa jadi pilihan cerdas buat mulai usaha jasa ekspedisi dengan modal terjangkau, tapi potensi untungnya tidak main-main.
Pengertian Bisnis Franchise dan Kemitraan
Sebelum kamu menentukan pilihan, penting untuk memahami dulu definisi dari dua model bisnis ini. Cek penjelasannya di bawah, ya:
Apa Itu Bisnis Franchise?
Franchise adalah model bisnis yang berjalan berdasarkan perjanjian lisensi resmi antara pemilik merek (franchisor) dengan pihak lain (franchisee). Franchisee akan memperoleh hak untuk memakai merek, sistem operasional, hingga dukungan bisnis dari franchisor.
Contoh franchise yang umum sering kita jumpai adalah restoran cepat saji, bisnis laundry, atau minimarket. Pada umumnya, franchise membutuhkan modal besar nih, termasuk biaya awal dan royalti yang dibayar secara rutin. Bisnis ini juga harus mengikuti sistem dan standar dari pusat.
Baca juga: 8 Ide Bisnis di Kampung yang Mudah dan Menguntungkan
Apa Itu Kemitraan?
Kemitraan adalah bentuk kerja sama bisnis antara dua pihak atau lebih untuk menjalankan usaha secara bersama-sama. Dalam model ini, kamu bisa menjadi mitra dari brand tertentu dan membantu menjual produk atau jasa mereka.
Bisnis kemitraan akan jadi pilihan yang lebih fleksibel karena tidak mengikat mitra pada sistem operasional yang kaku. Selain itu, modal awalnya juga bisa jauh lebih terjangkau dibanding franchise.
Perbedaan Utama Franchise vs Kemitraan
Meski sekilas mirip, franchise dan kemitraan punya perbedaan yang cukup mencolok lho, terutama mengenai kepemilikan merek, sistem kerja, hingga skema pembagian hasil. Yuk, kita bahas perbedaan bisnis franchise dan kemitraan ini satu per satu!
Kepemilikan Merek
Franchise biasanya memberi kamu hak untuk menggunakan merek dagang tertentu yang sudah mapan. Misalnya, kamu buka outlet makanan cepat saji dengan nama brand ternama, maka kamu harus ikut aturan merek tersebut secara penuh.
Sementara itu, di kemitraan kamu bisa saja menggunakan nama sendiri atau brand mitra, tergantung skema yang telah disepakati.
Biaya Awal dan Royalti
Di franchise, kamu wajib bayar biaya lisensi awal yang cukup besar. Belum lagi ada royalti bulanan yang harus disetor ke pemilik merek.
Di sisi lain, kemitraan cenderung lebih ringan. Sebab, kamu cukup mengeluarkan modal untuk beli perlengkapan atau mengikuti pelatihan awal saja, tanpa perlu setor royalti rutin.
Sistem Operasional
Franchise punya sistem yang super terstandarisasi, karena semua SOP (Standard Operating Procedure), pemasaran, dan operasionalnya sudah ditentukan dari pusat. Jadi kamu tinggal ikuti saja.
Sedangkan dalam kemitraan, biasanya lebih fleksibel. Jadi, kamu bisa menjalankan bisnis sesuai panduan, tapi masih punya ruang untuk melakukan inovasi dan pengelolaan mandiri.
Lihat postingan ini di Instagram
Tingkat Kemandirian
Franchise mengikat kamu untuk selalu ikut aturan pusat, mulai dari harga jual, dekorasi outlet, hingga promosi.
Sementara itu, mitra dalam sistem kemitraan punya kebebasan yang lebih besar untuk menentukan harga, cara pelayanan, hingga strategi promosi yang sesuai dengan kondisi pasar lokal.
Baca juga: 6 Faktor Penurunan Penjualan Bisnis dan Strategi untuk Menghadapinya
Kontrol dan Evaluasi
Pemilik franchise akan melakukan evaluasi rutin untuk memastikan semua mitra menjalankan bisnis sesuai standar perusahaan induk. Sementara itu, di kemitraan sistem evaluasi biasanya lebih longgar dan lebih berbasis kerja sama. Artinya, kamu dan pemberi mitra saling berdiskusi, bukan diperiksa atau diawasi secara ketat.
Baca juga: 3 Alasan Kenapa Bisnis Jasa Ekspedisi Harus Memiliki Customer Service
Mengenal Mitra Lion Parcel dan Keuntungannya
Jika kamu merasa lebih cocok dengan model bisnis kemitraan di bidang ekspedisi atau jasa pengiriman, maka jadi mitra Lion Parcel adalah solusi terbaik. Dengan menjadi mitra, kamu bisa membangun bisnis jasa ekspedisi profesional dan tepercaya.
Terkadang, beberapa orang menganggap mitra Lion Parcel itu sebagai agen, istilah yang cukup berbeda. Penggunaannya boleh untuk masyarakat umum atau konsumen, tapi untuk kamu yang mau bergabung jadi bagian Lion Parcel, harus ingat jika kita memakai kemitraan. Sebab, kedua istilah ini sistem kerjanya akan berbeda.
Baca juga: Cara Lacak Lokasi Agen Lion Parcel, Kirim Paket Lebih Mudah
Karena sistemnya bukan franchise, kamu akan tetap punya ruang berkembang sambil didukung penuh oleh sistem yang sudah mapan. Nah, dengan menjadi mitra Lion Parcel, ada beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan, yaitu:
1. Modal Terjangkau
Kamu tidak perlu menyiapkan uang ratusan juta buat mulai usaha ini. Dengan modal awal yang lumayan terjangkau, kamu sudah bisa gabung jadi mitra agen Lion, lho.
Modal awal ini sudah termasuk peralatan awal seperti banner, seragam, hingga pelatihan dasar operasional. Cocok sekali buat kamu yang baru mulai usaha atau ingin tambah penghasilan sampingan.
Ingin tahu apa saja yang didapat saat jadi Mitra Lion Parcel? Simak di sini - Tertarik jadi Agen Lion Parcel? Simak Syarat dan Ketentuannya!
2. Nama Brand Sudah Dikenal
Lion Parcel adalah salah satu perusahaan ekspedisi besar di Indonesia. Jadi saat kamu buka usaha sebagai Mitra Agen, kamu sudah bawa nama besar yang dipercaya banyak orang. Hal ini akan membantu kamu supaya lebih cepat mendapat pelanggan daripada mulai dari nol.
Penasaran dengan proses branding? Temukan jawabannya di sini - 3 Cara Branding Produk yang Bikin Bisnismu Cepat Dikenal
3. Pelatihan dan Sistem Terintegrasi
Kamu tidak perlu bingung mengenai operasional, karena Lion Parcel akan kasih pelatihan lengkap, mulai dari cara input pengiriman, tracking, hingga layanan pelanggan. Sistemnya juga udah digital dan user-friendly, jadi kamu tinggal operasikan lewat dashboard yang ada.
4. Potensi Keuntungan Menarik
Setiap transaksi pengiriman yang masuk lewat kamu, akan memberikan komisi yang cukup besar. Semakin banyak pengiriman yang kamu layani, semakin besar pula keuntunganmu. Selain itu, ada juga insentif tambahan untuk mitra yang performanya bagus!
5. Didukung Layanan Pickup dan Delivery
Sistem logistik Lion Parcel terbilang sudah lengkap, mulai dari layanan penjemputan barang (pick up), drop-off, hingga pengantaran ke tujuan. Kamu tinggal fokus cari pelanggan dan mengatur ritme kerja, tanpa harus repot urus armada sendiri.
Baca juga: Mau Paket Dijemput Lebih Cepat? Coba Pick Up Proritas di Jasa Pengiriman Lion Parcel
6. Peluang Bisnis Jangka Panjang
Kebutuhan kirim paket makin tinggi tiap tahunnya, apalagi di era digital dan belanja online seperti sekarang. Dengan begitu, jadi Mitra Lion Parcel bisa kamu jadikan investasi jangka panjang, bukan sekadar usaha musiman.
Jika masih ragu, coba kamu cari informasi tentang Lion Parcel terdekat di Google, biasanya kamu akan langsung diarahkan ke mitra Lion Parcel aktif di daerahmu. Jadi ini bukti bahwa jaringan kemitraannya sudah tersebar luas dan tepercaya.
Bergabung Menjadi Mitra Lion Parcel Sekarang!
Nah, sudah tidak ada lagi alasan meragukan untuk bergabung menjadi mitra Lion Parcel, nih. Bukan hanya skema kemitraannya yang fleksibel, tapi juga karena kamu akan dapat berbagai keuntungan eksklusif yang jarang ditemukan di model bisnis lain.
Yuk, mulai langkah pertamamu sekarang dengan mendaftar menjadi mitra atau agen Lion Parcel melalui tautan ini. Jadilah bagian dari bisnis jasa pengiriman yang terus berkembang dan punya jangkauan nasional hingga internasional.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, gabung jadi mitra Lion Parcel dan rasakan berbagai keuntungannya!