Tips Keuangan untuk Bisnis di Ramadan, Panduan Praktis dan Lengkap

Tips Keuangan untuk Bisnis di Ramadan, Panduan Praktis dan Lengkap

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
6 Februari 2026

Ramadan selalu disambut dengan suka cita bagi banyak orang, selain untuk bersilaturahmi momen Ramadan banyak terjadi dinamika finansial bagi banyak bisnis. Hal ini terjadi karena kebutuhan yang meningkat yang juga mengakibatkan perubahan jam operasional hingga pola pembelian yang tidak stabil.

 

Ini menjadi tantangan bagi pengelolaan keuangan bagi banyak bisnis. Nah, agar bisnis bisa melewati Ramadan dengan sehat secara finansial, perlu ada strategi yang tepat sebagai berikut ini.

1. Buat Proyeksi Penjualan dan Anggaran Khusus Ramadan

 

Sebelum bulan puasa tiba, buat proyeksi penjualan berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya atau tren pasar. Hal ini penting agar kamu bisa memperkirakan produk mana yang best seller, hingga pola pembelian pelanggan.

 

Dari data tersebut, perlu dipertimbangkan untuk membuat anggaran khusus Ramadan agar tidak overspend karena kebutuhan mendadak.

2. Kendalikan Arus Kas dengan Ketat

Arus kas adalah nyawa bisnis, terutama saat fluktuasi permintaan terjadi di Ramadan. Jadi penting sekali untuk menjaga cash flow tetap sehat:

  • Prioritaskan pembayaran tagihan penting

  • Buat skala prioritas pengeluaran

  • Batasi pengeluaran yang tidak mendesak

Bisnis sering terkecoh dengan membuat banyak promo di Ramadan, walaupun itu adalah salah satu strategi marketing, pastikan biaya promo tidak melebihi margin yang didapat.

3. Pantau Biaya Operasional yang Cenderung Meningkat

Di Ramadan, biaya operasional tertentu bisa naik, misalnya gaji, biaya listrik, hingga logistik.

Awasi pengeluaran ini secara rutin dan lakukan penyesuaian, misalnya dengan optimalkan jam operasional agar tidak mubazir atau gunakan layanan yang lebih hemat untuk kebutuhan transportasi/pengiriman.

4. Siapkan Stok dengan Perhitungan yang Tepat

Ramadan sering membuat permintaan berubah secara tiba-tiba. Oleh karena itu, gunakan data untuk mengatur stok agar tidak menimbulkan biaya penyimpanan tambahan.

 

Inventaris yang efisien dapat mengurangi biaya sekaligus menghindarkan kamu dari kerugian akibat barang tidak terjual.

 

5. Tawarkan Paket Promosi yang Menguntungkan

Daripada menawarkan diskon besar-besaran, pertimbangkan untuk menggunakan strategi lain seperti bundling, hadiah, hingga diskon di jam tertentu.

 

Strategi ini membuat margin kamu tetap lebih terjaga dibandingkan potongan harga langsung yang bisa memukul keuntungan.

6. Gunakan Sistem Pembukuan yang Rapi

Pembukuan yang rapi membantu kamu untuk melihat tren cash flow dan mengetahui laba kotor dan bersih secara real-time.

 

Kamu bisa menggunakan tools atau sistem akuntansi sederhana agar pencatatan keuangan dilakukan secara otomatis dan lebih akurat, sehingga kamu bisa cepat melihat perubahan arus kas di bulan Ramadan.

7. Kelola Utang dan Piutang dengan Disiplin

 

Ramadan sering menjadi periode dimana konsumen atau mitra bisnis meminta termin pembayaran atau penundaan cicilan. Walaupun ini wajar, tetap perlu:

  • Membuat catatan hutang/piutang yang jelas

  • Menetapkan batas waktu penyelesaian

  • Mengatur reminder agar tidak terlupakan

Disiplin dalam pengelolaan hutang/piutang mencegah bisnis mengalami masalah likuiditas.

8. Siapkan Dana Darurat

Salah satu kunci agar bisnis tetap stabil adalah memiliki dana darurat untuk menutupi biaya tak terduga. Di bulan Ramadan, kemungkinan terjadi perubahan konsumsi, masalah operasional, atau biaya ekstra tidak bisa diabaikan.

 

Dana darurat yang ideal setidaknya setara dengan biaya operasional 2-3 bulan. Ini bisa menjadi penyangga saat keadaan tidak sesuai rencana.

9. Siapkan Strategi Setelah Ramadan

Perencanaan keuangan tidak berhenti saat bulan puasa usai. Setelah Ramadan, banyak bisnis menghadapi penurunan permintaan sehari-hari. Karena itu:

  • Siapkan strategi pemasaran pasca-Ramadan

  • Lakukan evaluasi penuh atas performa keuangan

  • Gunakan insight dari Ramadan untuk tahun berikutnya

Ini membantu bisnis tetap adaptif dan terus berkembang.

Percayakan Pengiriman ke Jasa Ekspedisi Lion Parcel

Ramadan bisa menjadi peluang besar sekaligus tantangan bagi pengelolaan keuangan bisnis. Dengan perencanaan matang, pengendalian arus kas yang disiplin, pengaturan stok, dan pencatatan yang rapi, bisnis kamu bisa tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh selama periode ini.

 

Jika kamu ingin memperluas jangkauan layanan, sambil tetap menjaga operasional yang efisien, pastikan juga bekerja sama dengan jasa pengiriman yang transparan dan dapat diandalkan. Dengan begitu, pengalaman pelanggan pun tetap positif sepanjang Ramadan.

 

#tipskeuangan
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo