Panduan Lengkap Berkendara Aman Saat Pulang Kampung: Tips Selamat Sampai Tujuan

Panduan Lengkap Berkendara Aman Saat Pulang Kampung: Tips Selamat Sampai Tujuan

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
25 Maret 2025

Pulang kampung atau mudik Lebaran adalah tradisi yang selalu dinanti-nantikan oleh banyak umat Muslim di Indonesia.

 

Mengapa demikian? Karena mudik Lebaran menjadi momen yang sangat berharga untuk berkumpul bersama keluarga dan saudara tercinta di kampung halaman. Ini adalah saat di mana orang-orang melepas rindu setelah setahun penuh disibukkan dengan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari di perantauan. 

 

Ada yang harus melakukan perjalanan jauh untuk mudik setiap tahunnya, seperti dari Jakarta ke Jawa Tengah atau bahkan ke Sumatera. Ada pula yang hanya melakukan perjalanan dekat ke kota atau desa sebelah. Namun, baik perjalanan jauh maupun dekat, tetap diperlukan persiapan matang agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar.

 

Nah, apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum berkendara kembali ke kampung halaman? Simak di artikel ini untuk mengetahui jawabannya ya!

1. Persiapan Sebelum Perjalanan

persiapan sebelum perjalanan

 

Sebelum memulai perjalanan jauh, pastikan semua aspek kendaraan dan perlengkapan pribadi sudah siap. Persiapan yang baik akan mengurangi risiko masalah di tengah perjalanan.

 

Selain kendaraan, kamu juga bisa memeriksa hal-hal yang ada di rumah. Misalnya pastikan beberapa alat elektronik dan kompor tidak menyala agar aman dan pastikan beberapa lampu rumah tetap dinyalakan agar rumah tidak sepenuhnya gelap. 

 

Pastikan juga jika kamu ada paket yang masih dalam perjalanan untuk menitipkannya ke tetangga untuk menerima paket tersebut, kamu bisa menggunakan fitur tracking paket untuk mengabari tetangga kamu keberadaan paket tersebut. 

 

Baca juga: Cara Tracking Paket Lion Parcel Antarpulau & Tips Paket Aman

a. Periksa Kondisi Kendaraan

Kamu bisa melakukan pemeriksaan ini di bengkel atau memeriksanya sendiri, pastikan kendaraan yang akan kamu gunakan untuk mudik dalam kondisi prima. Kamu bisa memeriksa beberapa bagian seperti berikut:

  • Oli mesin: Pastikan oli dalam kondisi baik dan tidak melebihi batas pemakaian, jika memang sudah lama belum ganti oli, kamu masih bisa untuk melakukan penggantian di bengkel terdekat. 
  • Tekanan dan kondisi ban: Periksa tekanan udara sesuai standar pabrikan dan pastikan tidak ada keausan berlebihan. Jika di rasa perjalanan yang akan ditempuh cukup jauh, pastikan untuk mengganti ban atau menyiapkan ban cadangan.
  • Rem dan cairan rem: Pastikan rem berfungsi dengan baik dan cairan rem cukup.
  • Lampu dan kelistrikan: Periksa semua lampu kendaraan, termasuk lampu utama, lampu rem, dan lampu sein.
  • Radiator dan air pendingin: Pastikan radiator berisi cairan yang cukup untuk mencegah mesin overheat.

b. Siapkan Dokumen Kendaraan dan Identitas Diri

Jangan lupa membawa dokumen penting untuk berjaga-jaga jika memang dibutuhkan, ada beberapa dokumen yang harus kamu bawa seperti di bawah berikut:

  • SIM (Surat Izin Mengemudi).
  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).
  • Kartu identitas seperti KTP atau paspor jika diperlukan.

c. Bawa Perlengkapan Darurat

Beberapa perlengkapan darurat yang wajib ada di kendaraan antara lain:

  • Ban cadangan dan dongkrak: ini adalah yang penting, jika destinasi yang kamu tuju cukup jauh maka sangat disarankan untuk membawa ban cadangan.
  • Kotak P3K: kamu bisa memasukkan obat-obatan, perban, atau obat merah di sini. Pastikan juga kamu membawa obat-obatan yang berkaitan dengan sakit atau alergi yang diidap oleh orang-orang rumah kamu.
  • Kabel jumper: ini berguna untuk menghidupkan kembali aki yang sudah soak
  • Air minum dan makanan ringan: ini dianjurkan untuk dibawa, karena perjalanan yang akan ditempuh cukup jauh, pastikan untuk membawa makanan ringan atau minuman untuk berjaga-jaga jika mengharuskan berbuka di perjalanan. 

Baca juga: 

2. Strategi Berkendara yang Aman

strategi berkendara

 

Baik dekat maupun jauh, berkendara dengan tujuan apapun memerlukan strategi agar bisa sampai dengan aman. Terkhususnya berkendara untuk mudik ke kampung halaman, agar tetap fokus dan terhindar dari kecelakaan, berikut ini berkendara aman:

a. Jangan Mengemudi Saat Lelah

Mengemudi dalam kondisi lelah dapat meningkatkan risiko kecelakaan, pastikan kamu untuk beristirahat di rest area terdekat setiap beberapa jam sekali. Atau jika memang waktunnya terasa tidak cukup, maka disarankan untuk membawa pengemudi cadangan yang dapat menggantikan kamu ketika beristirahat.

 

Pastikan juga saat berkendara untuk mempersiapkan fisik dengan mengonsumsi makanan yang sehat lengkap dan selalu terhidrasi. 

b. Patuhi Aturan Lalu Lintas

Keselamatan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, patuhi semua aturan lalu lintas seperti:

  • tidak melebihi batas kecepatan.
  • menggunakan sabuk pengaman.
  • tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
  • tidak menyalip kendaraan lain sembarangan.

Tidak perlu mengebut selama perjalanan karena kamu pasti akan sampai juga ke kampung halaman dengan aman. 

c. Waspada dengan Kondisi Jalan

Kondisi jalan di rute mudik bisa bervariasi, kamu bisa bertanya kepada teman yang kemungkinan melewati rute yang sama dengan kamu atau kamu bisa menyimak informasi-informasi mengenai mudik di media sosial. 

d. Hindari Berhenti di Tempat Sepi

Jika memang ada hal genting yang mewajibkan kamu untuk menepi misalnya karena harus beristirahat, mengisi bahan bakar, atau mengganti ban. Pastikan untuk memilih tempat yang ramai dan memiliki fasilitas yang lengkap. 

e. Jangan Meninggalkan Barang Berharga di Dalam Mobil

Ketika menepi, pastikan untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil, misalnya seperti dompet atau handphone. Upaya ini dilakukan agar menghindari dari usaha pencurian dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab. 

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Rifqi Fauzan (@kitamainperan)

3. Menghadapi Kemacetan

menghadapi kemacetan

 

Dikarenakan yang melakukan mudik tidak hanya kamu saja, pastikan jika terjadi macet untuk bisa mengendalikan diri dan emosi agar ibadah puasa kamu tidak batal ya. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk menghadapi kemacetan:

a. Cari Rute Alternatif

Gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk mencari jalur alternatif yang lebih lancar. Namun pastikan bahwa jalur yang diarahkan oleh aplikasi navigasi tersebut memang valid ya, karena banyak kasus dimana orang yang menggunakan aplikasi navigasi tersasar. 

b. Tetap Tenang dan Sabar

Utamakan untuk selalu mengedepankan ketenangan dan sabar saat di jalan, selain karena sedang beribadah puasa namun juga agar kamu bisa berfikir secara rasional. Kamu bisa menghadapi stress saat menghadapi kemacetan dengan mendengarkan musik, podcast, atau berbicara dengan keluarga yang ikut mudik dengan kamu. 

c. Gunakan Teknik Mengemudi Hemat Bahan Bakar

Terjebak di tengah kemacetan, selain menguras tenaga namun juga menguras bensin kendaraan kamu. Kamu bisa menggunakan teknik mengemudi yang dapat menghemat bahan bakar, berikut ini tekniknya: 

  • Hindari akselerasi mendadak
  • Gunakan rem dengan lembut
  • Matikan mesin saat berhenti lama di kemacetan

4. Faktor Cuaca dan Keadaan Darurat

 

Selain keadaan darurat, cuaca bisa menjadi faktor penentu kamu untuk bisa cepat sampai ke kampung halaman. Berikut ini tips menghadapinya saat kamu sedang berkendara: 

a. Berkendara Saat Hujan

  • Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman
  • Gunakan lampu utama dan lampu kabut jika diperlukan
  • Hindari genangan air yang dalam untuk menghindari aquaplaning

b. Menghadapi Masalah Kendaraan

Jika kendaraan mengalami masalah:

  • Segera menepi ke tempat aman
  • Gunakan segitiga pengaman untuk memberi tanda kepada pengendara lain
  • Hubungi layanan derek atau bengkel terdekat jika masalah tidak bisa diatasi sendiri

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu kalian perhatikan saat berkendara pulang kampung, jangan lupa bahwa banyak hal yang perlu diperhatikan ya! Pastikan untuk selalu tenang di perjalanan mudik kamu agar nanti tidak terjadi hal-hal yang buruk.

 

Jika barang yang kamu gunakan terlalu banyak, kamu bisa mempercayakannya ke Lion Parcel untuk dikirimkan ke kampung halaman kamu dan begitupun sebaliknya dari kampung halaman ke perantauan. 

 

Selain aman, jasa pengiriman barang Lion Parcel juga memiliki teknologi canggih yang memungkinkan kamu untuk lacak paket dengan mudah.

 

Ada tiga cara untuk melakukan tracking paket di Lion Parcel, yaitu lewat website Lion Parcel, Aplikasi Lion Parcel, atau Dashboard Pengiriman.

 

Dashboard Pengiriman merupakan fitur tracking paket yang dimiliki Lion Parcel memungkinkan kamu untuk cek pengiriman ke banyak resi sekaligus, jadi kamu tidak perlu mengecek resi secara satu per satu lewat seller dashboard.

 

Beberapa fitur utamanya antara lain:

  1. Tracking Real-Time: Kamu bisa tau posisi paketmu secara aktual. Ini mengurangi kekhawatiran akan paket yang terlambat atau tersesat.
  2. Estimasi Waktu Pengiriman: Fitur ini memberi kamu gambaran kapan paket akan sampai ke penerima. Jadi, kamu bisa memberi kabar ke penerima tentang perkiraan waktu kedatangannya.
  3. Notifikasi Status Pengiriman: Kamu akan mendapatkan update lewat email atau SMS setiap kali status pengiriman berubah. Dari mulai paket dikirim hingga sampai ke tujuan.
  4. Laporan Pengiriman: Untuk kamu yang mengirimkan banyak paket, fitur ini membantu dalam melacak semua pengiriman dalam satu laporan yang terintegrasi.

#lebaran2025 #ramadan2025 #trackingpaket
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo