Packing Biasa atau Kayu? Panduan Memilih Pengemasan yang Tepat untuk Barangmu

Packing Biasa atau Kayu? Panduan Memilih Pengemasan yang Tepat untuk Barangmu

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
16 Mei 2025

Pasti ada beberapa dari kamu bingung kenapa orang banyak mementingkan tentang packaging. Nah, dalam dunia logistik dan jual beli online, pengemasan barang atau packing adalah salah satu aspek yang sangat penting untuk diperhatikan.

 

Tidak hanya sekedar membungkus barang, packaging yang tepat juga bisa memastikan produk sampai ke tangan pelanggan dengan kondisi yang aman dan utuh. Karena itu, memilih jenis packaging yang sesuai.

 

Mungkin di antara kita ada yang pernah melihat atau mendengar istilah packing kayu saat ingin mengirim barang-barang besar, pecah-belah, atau elektronik. Di sisi lain, packing biasa yang menggunakan kardus, bubble wrap, plastik, dan styrofoam lebih sering kita temui dalam pengiriman sehari-hari.

 

Jadi sebenarnya apa perbedaan dari keduanya? Mana yang lebih baik? Yuk, kita bahas lebih lanjut dalam artikel ini!

Apa itu Packing Biasa?

Packing kayu adalah pengemasan paket atau barang dengan menggunakan kerangka kayu atau bisa juga box yang terbuat dari kayu


Sebelum membahas lebih dalam, kita mulai terlebih dahulu untuk berkenalan dengan
packing biasa. Istilah ini biasanya merujuk pada metode pengemasan yang umumnya digunakan dalam pengiriman sehari-hari. Umumnya, packing biasa terdiri dari:

  • Kardus
  • Bubble wrap
  • Plastik
  • Kertas Pelindung atau biasanya koran
  • Styrofoam
  • Lakban

Jenis packing ini cocok digunakan untuk pengiriman barang ringan hingga sedang yang tidak mudah rusak, misalnya seperti pakaian, buku, kosmetik, produk fashion, hingga alat rumah tangga kecil. Metode pengemasan biasa ini menjadi pilihan oleh sebagian seller karena cepat dan mudah untuk dilakukan.

 

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Pakai Bubble Wrap & Cara Menggunakannya

 

Namun, packing biasa juga memiliki keterbatasan, terutama dalam hal perlindungan terhadap benturan berat atau tekanan dari luar. Maka dari itu, untuk barang-barang tertentu, seller perlu mempertimbangkan opsi tambahan yaitu packing kayu.

Apa itu Packing Kayu?

Packing kayu adalah pengemasan paket atau barang dengan menggunakan kerangka kayu atau bisa juga box yang terbuat dari kayu

 

Packing kayu adalah pengemasan paket atau barang dengan menggunakan kerangka kayu atau bisa juga box yang terbuat dari kayu. Biasanya digunakan untuk pengiriman barang besar, berat, mudah pecah, atau yang bernilai tinggi. Contohnya:

  • Barang elektronik seperti TV, kulkas, mesin kopi
  • Peralatan industri atau mesin pabrik
  • Barang seni seperti lukisan atau patung
  • Kaca, marmer, atau barang fragile lainnya

Dengan packing kayu ini, barang atau paket kamu akan mendapatkan perlindungan ekstra karena konstruksi kayu yang mampu menahan tekanan, benturan, dan risiko tertindih lainnya selama proses pengiriman.

 

Dalam penggunaannya sehari-hari, biasanya packing kayu selalu dipadukan dengan penggunaan bubble wrap atau styrofoam di bagian dalam, sehingga barang benar-benar terlindungi dari dua sisi: bagian dalam dan bagian luar.

 

Baca juga: Mengenal Styrofoam: Fungsi, Manfaat, dan Dampaknya bagi Lingkungan

Perbandingan Packing Kayu dengan Packing Biasa

Berikut adalah beberapa aspek yang bisa kamu pertimbangkan saat memilih antara packing kayu atau packing biasa:

1. Tingkat Keamanan

Packing Biasa: Cukup aman untuk barang ringan, tidak rapuh, atau produk non-elektronik.

 

Packing Kayu: Sangat aman dan direkomendasikan untuk barang pecah belah, berat, dan bernilai tinggi.

 

Jika kamu ingin memastikan 100% bahwa barang sampai dalam kondisi sempurna tanpa risiko rusak karena tertindih atau terbentur selama pengiriman, packing kayu adalah pilihan terbaik.

2. Biaya

Packing Biasa: Biaya lebih rendah karena materialnya murah dan mudah didapat.

 

Packing Kayu: Biaya lebih mahal karena material dan proses pengerjaannya lebih kompleks.

 

Sebagai contoh, untuk mengirimkan monitor PC, packing biasa mungkin hanya menambah biaya Rp10.000-Rp20.000. Tapi jika menggunakan packing kayu, biayanya bisa mencapai Rp50.000-Rp100.000 tergantung ukuran dan berat barang.

3. Berat dan Volume

Packing Biasa: Ringan dan tidak terlalu menambah volume paket.

 

Packing Kayu: Cenderung menambah berat dan dimensi paket secara signifikan.

 

Hal ini akan berpengaruh terhadap ongkos kirim, terutama jika jasa ekspedisi yang digunakan menghitung tarif berdasarkan dimensi dan berat volumetrik.

4. Kebutuhan Khusus

Packing Biasa: Cocok untuk pengiriman jarak dekat, barang yang tak mudah rusak.

 

Packing Kayu: Cocok untuk pengiriman antar kota, antar pulau, atau ekspor yang melibatkan banyak proses handling.

 

Packing kayu juga sering menjadi syarat wajib untuk ekspor ke luar negeri, karena adanya ketentuan tentang keamanan kemasan dalam pengiriman internasional.

 

Baca juga: Ini Ongkir Indonesia ke Malaysia, Cek Tarifnya Sebelum Kirim!

5. Citra Profesional

Packing Biasa: Sudah cukup memadai untuk brand dengan skala kecil-menengah.

 

Packing Kayu: Memberikan kesan profesional, eksklusif, dan memperkuat kepercayaan konsumen pada brand.

 

Terutama jika kamu menjual produk premium, custom, atau berharga tinggi. packing kayu bisa jadi salah satu cara membangun branding yang baik.

 

Baca juga: 3 Cara Branding Produk yang Bikin Bisnismu Cepat Dikenal

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Lion Parcel (@lionparcelid)

Kapan Harus Gunakan Packing Kayu?

Packing kayu adalah pengemasan paket atau barang dengan menggunakan kerangka kayu atau bisa juga box yang terbuat dari kayu

 

Kamu disarankan menggunakan packing kayu jika:

  • Barang yang dikirim mudah pecah (fragile).
  • Nilai barang cukup tinggi dan kamu tidak ingin ambil risiko.
  • Barang berukuran besar atau berat (misalnya mesin, alat elektronik).
  • Tujuan pengiriman jauh atau luar pulau.
  • Barang akan dikirim melalui kargo atau ekspor.
  • Barang membutuhkan perlindungan penuh dari tekanan eksternal.

Sebaliknya, jika produkmu termasuk ringan, tahan banting, atau tidak terlalu sensitif, packing biasa saja sudah cukup.

 

Baca juga: Panduan Pengiriman Barang Fragile yang Aman dan Mudah

Tips Packing yang Aman dan Efisien

Baik kamu memilih packing kayu maupun biasa, berikut beberapa tips tambahan:

  • Pastikan barang dilapisi bubble wrap atau styrofoam terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam box.
  • Gunakan packing list atau label FRAGILE untuk barang pecah belah.
  • Simpan foto barang sebelum dan sesudah packing sebagai dokumentasi.
  • Jangan ragu untuk investasi lebih di kemasan jika itu bisa mencegah komplain pelanggan.

Apakah Packing Kayu Tersedia di Jasa Ekspedisi Lion Parcel?

Ya, jasa ekspedisi Lion Parcel menyediakan opsi packing kayu berbayar. Kamu bisa langsung request saat menyerahkan barang di gerai atau kantor cabang.

 

Pastikan bahwa barang kamu merupakan barang mudah pecah, barang elektronik, atau barang yang bernilai tinggi dengan berat yang melebihi 30 kg. 

 

#kirimpaket #kirimpaketbesar #jasaekspedisi
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo