Dalam industri logistik, menjaga kualitas barang agar tidak mengalami perubahan selama penyimpanan dan pengiriman adalah hal yang sangat krusial. Barang yang dikirim bisa saja menempuh perjalanan yang panjang, melewati berbagai kondisi suhu dan kelembapan yang tidak menentu. Nah, disinilah peran silica gel menjadi krusial.
Kecil-kecil cabe rawit, mungkin ungkapan tersebut memang cocok untuk silica gel ini. Silica gel memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan barang logistik, terutama terhadap ancaman kelembapan. Penasaran dengan pembahasan yang lebih mendalam tentang silica gel? Simak sampai selesai ya!
Apa itu Silica Gel?
Silica gel atau absorbent chemicals adalah butiran seperti kaca dengan bentuk berpori, silika dibuat dari bahan natrium silikat dan secara sintetis. Walaupun memiliki kata “gel” tapi silica gel tergolong ke dalam silika padat.
Silica gel dibentuk sedemikian rupa dengan bahan dasar berupa mineral alami yang dimurnikan menjadi bentuk butiran seperti kristal. Silica gel terbuat dari hasil penggumpalan bahan natrium silikat (NaSiO2) yang dapat terdehidrasi kemudian terbentuk menjadi suatu padatan ataupun butiran menyerupai kaca bersifat tidak elastis, dengan sifat ini pula silica gel dapat difungsikan sebagai media pengering, penyerap minyak, bau dan lain-lain.
Baca juga: Cara Packing Ikan Asin dengan Aman, Dijamin Bebas Bau dan Awet
Karena sifat menyerapnya, silica gel sering digunakan dalam pengiriman dan ditaruh di dalam wadah atau kotak penyimpanan barang-barang. Silica gel juga memiliki jenis lainnya yang aman digunakan dalam menjaga kelembapan obat-obatan, bahan sensitif, elektronik, dan makanan.
Lihat postingan ini di Instagram
Mengapa Silica Gel Penting dalam Operasional Logistik?
Kondisi lingkungan selama pengiriman tidak selalu bisa dikontrol. Saat barang berpindah dari satu titik ke titik lain, apalagi dalam pengiriman lintas kota atau negara. Perubahan suhu dan kelembapan dapat terjadi dengan cepat, misalnya:
- Barang disimpan di pelabuhan terbuka.
- Pengiriman menggunakan kontainer laut yang lembap.
- Pergudangan di daerah tropis dengan tingkat RH (relative humidity) tinggi.
Tanpa perlindungan, kelembapan ini dapat:
- Membuat electronic board rusak karena jamur.
- Menyebabkan korosi pada logam.
- Menggumpalkan bahan kimia bubuk.
- Menurunkan mutu produk makanan atau farmasi.
Silica gel membantu menjaga kondisi mikro dalam kemasan, menciptakan lingkungan kering yang stabil selama proses distribusi.
Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Pakai Bubble Wrap & Cara Menggunakannya
Jenis Silica Gel yang Umum Digunakan di Industri Logistik
1. Silica Gel Putih (Non-Indikator)
Jenis ini paling umum digunakan karena ekonomis dan tidak berbahaya. Cocok untuk penggunaan massal dalam karton, kontainer, atau kemasan ekspor.
2. Silica Gel Biru (Indikator)
Mengandung indikator kobalt klorida yang berubah warna dari biru ke merah muda saat menyerap kelembapan. Cocok untuk kebutuhan khusus yang memerlukan kontrol visual tingkat kelembapan.
3. Silica Gel Oranye (Indikator Non-Toksik)
Lebih ramah lingkungan dan aman dibanding biru. Warnanya berubah dari oranye menjadi hijau saat jenuh oleh uap air.
Dalam dunia logistik, pemilihan jenis silica gel disesuaikan dengan jenis barang dan standar industri (seperti farmasi, elektronik, atau makanan).
Baca juga: 7 Cara Kirim Paket, Dijamin Aman Sampai ke Penerima!
Penggunaan Silica Gel dalam Sektor Logistik
1. Dalam Kemasan Ekspor
Silica gel biasanya dimasukkan ke dalam kotak karton atau palet ekspor. Barang yang dikirim via laut sangat rentan terhadap perubahan suhu dan kelembapan, terutama karena kontainer bisa terkena panas matahari di siang hari dan suhu rendah di malam hari. Perubahan ini bisa memicu efek kondensasi, dan silica gel adalah cara paling sederhana untuk mencegahnya.
2. Penyimpanan di Gudang
Di gudang yang tidak memiliki pengatur kelembapan (humidifier/dehumidifier), silica gel dapat digunakan untuk melindungi produk dari kerusakan jangka panjang. Terutama pada barang seperti spare part kendaraan, alat elektronik, atau bahan cetak.
3. Pelindung Barang Bernilai Tinggi
Produk premium atau bernilai tinggi seperti jam tangan, perhiasan, atau instrumen optik sering dilindungi dengan silica gel untuk memastikan tidak ada kerusakan selama proses pengiriman.
4. Dalam Kotak Elektronik atau Alat Medis
Banyak perusahaan logistik memasukkan sachet silica gel ke dalam box pengiriman elektronik atau alat medis guna memastikan barang tetap dalam kondisi kering saat diterima konsumen akhir.
Baca juga: Cara Kirim Kulkas ke Luar Kota yang Aman Buat Pindahan dan Jualan
Tips Penggunaan Silica Gel dalam Operasi Logistik
- Pastikan Silica Gel dalam Keadaan Kering saat Digunakan
Gunakan jenis dengan indikator warna untuk memantau kondisi kelembapan. - Simpan Silica Gel di Wadah Kedap Udara
Jika tidak langsung digunakan, simpan dalam wadah tertutup agar tidak menyerap kelembapan dari udara sekitar. - Gunakan Silica Gel Berkualitas Industri
Pilih silica gel yang bersertifikasi food grade atau pharma grade jika digunakan dalam produk makanan dan farmasi. - Regenerasi untuk Penggunaan Ulang
Beberapa jenis silica gel bisa dipanaskan kembali dan digunakan ulang, cocok untuk perusahaan logistik yang ingin menghemat biaya pengemasan. - Bekerja Sama dengan Vendor yang Paham Kebutuhan Logistik
Untuk kebutuhan dalam skala besar, gunakan penyedia terpercaya agar mendapatkan produk konsisten dan support teknis yang baik.
Kirim barang bernilai dan sensitif kelembapan dengan aman bersama Lion Parcel
Gunakan layanan pengiriman Lion Parcel yang mendukung keamanan barang Anda dengan sistem logistik yang andal, bahkan untuk produk fragile atau sensitif seperti elektronik, farmasi, dan makanan. Jasa pengiriman Lion Parcel juga menyediakan berbagai jenis layanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu.
Jika ingin kirim paket ke luar negeri bisa menggunakan INTERPACK, untuk pengiriman cepat bisa VIPPACK, atau pengiriman murah bisa menggunakan JAGOPACK. Kamu juga bisa membaca insight menarik lainnya di halaman event and tips Lion Parcel.