cara packing ikan asin

Cara Packing Ikan Asin dengan Aman, Dijamin Bebas Bau dan Awet

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
3 April 2025

Pernah gak kamu tiba-tiba ingin mengirim ikan asin ke kota lain? namun ragu karena takut baunya menyebar selama perjalanan. Selain bikin tidak nyaman, bau ikan asin yang kuat juga bisa mengganggu paket lain yang dikirim bersamaan karena dapat merubah aroam dan rasa. Makanya, penting banget buat tahu cara packing ikan asin yang tepat.

 

Dengan teknik yang benar, bukan cuma baunya yang bisa berkurang, tapi kualitas ikan asin juga tetap terjaga sampai ke tujuan. Apalagi kalau kamu ingin mengirim ikan asin dalam jumlah besar atau mau dijual kembali, packing yang baik bisa mencegah kerusakan, sehingga produknya tetap bagus.  

 

Nah, biar kamu tidak salah langkah, yuk simak beberapa tips cara packing ikan asin biar tidak bau dan tetap awet melalui artikel di bawah!

Cara Packing Ikan Asin Agar Tidak Bau di Perjalanan

cara packing ikan asin

 

Supaya ikan asin tetap terjaga kualitasnya dan baunya tidak menyebar, ada beberapa langkah yang perlu kamu ikuti saat mengemasnya. Berikut beberapa cara menjaga ikan asin tetap awet: 

1. Pastikan Ikan Asin dalam Kondisi Kering

Salah satu penyebab utama bau menyengat pada ikan asin adalah kelembapan. Kalau ikan asin masih mengandung kelembapan, risiko bau menyebar semakin tinggi. Selain itu, ikan asin yang lembap juga bisa cepat berjamur dan rusak selama perjalanan.

 

Makanya, di cara kirim paket ikan asin yang pertama ini, kamu harus memastikan bahwa ikan asinnya benar-benar kering.

 

Untuk memastikan ikan asin benar-benar kering, simpanlah produknya di tempat yang punya sirkulasi udara baik atau anginkan dengan kipas angin. Tapi, kalau memungkinkan, sebaiknya kamu jemur ikan asin itu di bawah sinar matahari.  

2. Gunakan Plastik Vakum untuk Mengurangi Bau

Plastik vakum jadi solusi terbaik dalam cara packing ikan asin supaya tidak bau. Dengan menghilangkan udara di dalam kemasan, bau ikan asin juga bisa diminimalisir.

 

Selain itu, plastik vakum juga membantu menjaga ikan asin biar tetap kering dan lebih awet dalam perjalanan. Kamu juga bisa mengurangi risiko rembesan minyak yang sering keluar dari ikan asin, yang bisa memperparah bau dalam paket ketika memakai plastik vakum.

 

Kalau tidak punya plastik vakum, kamu bisa menggunakan plastik tebal yang ditutup rapat dengan karet atau lakban agar udara tidak masuk dan bau tetap terkendali. Pastikan kamu juga memilih plastik yang tidak mudah bocor supaya kemasannya tetap kuat selama pengiriman.

3. Tambahkan Lapisan Aluminium Foil atau Kertas Minyak

Lapisan tambahan ini bakal membantu menyerap minyak yang keluar dari ikan asin. Sebab, minyak berlebih sering jadi penyebab utama bau menyengat paket ikan asin. Selain itu, aluminium foil atau kertas minyak juga memberikan perlindungan ekstra supaya ikan asin tidak langsung terkena udara.

 

Kombinasi keduanya bahkan lebih efektif buat mencegah rembesan minyak yang bikin paket jadi lengket atau berbau lebih kuat.

 

Aluminium foil bekerja lebih baik dalam mengisolasi bau, sementara kertas minyak lebih unggul dalam menyerap kelembapan yang tersisa. Dengan begitu, ikan asin tetap kering dan lebih awet selama perjalanan!

4. Gunakan Wadah Kedap Udara

Setelah dibungkus rapat, masukkan ikan asin tersebut ke dalam wadah plastik atau toples kedap udara. Trik ini sangat ampuh untuk mengurangi bau dan memastikan ikan asin tidak terkena udara luar.

 

Pastikan kamu memilih wadah yang benar-benar rapat dan tidak mudah bocor, supaya lebih aman selama perjalanan. Kalau menggunakan toples, pastikan tutupnya terkunci dengan baik dan tidak ada celah udara yang bisa membuat bau keluar.

 

Kalau tidak ada toples, kamu bisa menggunakan kantong plastik tebal yang diberi double seal biar lebih rapat.

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kartika Honggono (@khonggono)

5. Tambahkan Daun Pandan atau Arang untuk Menyerap Bau

Biar aroma ikan asin tidak terlalu menyengat, kamu bisa menambahkan daun pandan atau arang ke dalam kemasan. Daun pandan bisa menghadirkan aroma segar yang alami, sementara arang aktif membantu menyerap bau amis.  

 

Kalau tidak ada stoknya, kamu juga bisa pakai kopi bubuk atau daun jeruk, yang juga efektif dalam mengurangi bau. Kopi bubuk bisa ditaruh dalam kantong kecil di dalam kemasan, sementara daun jeruk bisa langsung disisipkan di antara ikan asin.

6. Gunakan Kardus atau Styrofoam untuk Perlindungan Tambahan

Supaya ikan asin tidak hancur selama perjalanan, lapisi kemasan dengan kardus atau styrofoam. Kardus membantu mencegah tekanan dari luar, sedangkan styrofoam bisa menambah perlindungan ekstra dan menyerap bau lebih baik.

 

Pilihlah kardus yang cukup tebal agar kemasan tetap aman meskipun ditumpuk dengan paket lain.

 

Kalau mengirim dalam jumlah banyak, gunakan sekat di dalam kardus untuk mencegah ikan asin bertumpuk dan hancur.

 

Selain itu, tambahkan lapisan plastik tambahan di dalam kardus untuk menghindari kebocoran minyak yang bisa merusak kemasan luar.

7. Pastikan Pengiriman Cepat dan Aman

Makin lama ikan asin berada di perjalanan, makin besar risiko baunya menyebar. Jadi, pastikan kamu memilih jasa kirim paket makanan sehari sampai agar ikan asin bisa tiba di tujuan secepat mungkin. Kalau tidak terlalu urgent, pilih layanan yang pengirimannya dua atau hari aja, ya.

 

Carilah layanan kirim paket terdekat yang menyediakan pengiriman cepat dan aman.

 

Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang karena ikan asin tetap dalam kondisi terbaik. Pilihlah ekspedisi yang sudah terbukti menangani pengiriman makanan agar lebih terjamin, terutama jika kamu sering mengirim dalam jumlah besar.

 

Baca juga: 

Tips Tambahan Cara Packing Ikan Asin agar Tidak Bau

cara packing ikan asin

 

Selain cara-cara packing di atas, kamu juga bisa tambahkan beberapa tips kirim ikan asin berikut:

  1. Hindarilah menggunakan plastik tipis yang mudah sobek.
  2. Jangan mencuci ikan asin sebelum dikemas, karena ini akan menambah kelembapan.
  3. Gunakan silica gel untuk menyerap kelembapan dan menjaga kualitas ikan asinnya.
  4. Bungkus ikan asin dalam beberapa lapisan untuk perlindungan ekstra.
  5. Simpan dalam suhu ruang sebelum dikirim biar kondisi tetap stabil dan bebas lembab.
  6. Pilih jasa ekspedisi yang sudah berpengalaman mengirim makanan kering agar lebih aman.

Dengan menerapkan cara packing ikan asin yang benar, kamu bisa mengirim ikan asin tanpa khawatir bau menyebar atau paket rusak selama perjalanan. Pastikan juga memilih layanan ekspedisi yang terpercaya supaya paket sampai dengan cepat dan aman.

 

Nah, kamu bisa mempercayakan pengiriman paket ikan asin ini ke Lion Parcel yang terpercaya dan berpengalaman. Selain pengiriman yang aman, kamu juga bisa bebas memilih layanan yang cocok.

 

Kalau mau paketnya sampai dalam sehari, kamu bisa pilih VIPPACK. Tapi kalau tidak terlalu mendesak ada BOSSPACK (1-2  hari) dan REGPACK (2-3 hari).  Untuk cek semua layanan Lion Parcel lainnya, kamu bisa cek di sini, ya!  

 

Selama pengirimannya pun kamu bisa terus memantau paket melalui layanan tracking Lion Parcel. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir kalau ada masalah selama  perjalanan.

 

Nah, tunggu apa lagi? Yuk segera terapkan cara packing ikan asin di artikel ini dan kirimkan pakai Lion Parcel! 

 

#jasapengirimanbarang #jasaekspedisi
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo