Dalam dunia logistik, pengiriman barang seperti motor atau barang berat misalnya mesin, furnitur besar, atau alat berat bukanlah hal yang jarang. Namun, banyak orang masih merasa bingung saat ingin mengetahui estimasi ongkos kirim untuk jenis pengiriman ini.
Ditambah, pengiriman motor dan barang berat perlu penanganan khusus, sehingga hitungannya untuk ongkos kirim berbeda dengan pengiriman paket biasa. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak artikel di bawah ini ya.
Kenapa Perlu Cek Ongkir Terlebih Dahulu?
Sebelum kirim motor atau barang berukuran besar lewat jasa ekspedisi, kamu perlu mengetahui estimasi biayanya. Hal ini berguna untuk:
- Membandingkan harga antar layanan pengiriman.
- Menghitung total biaya logistik.
- Menyesuaikan dengan anggaran, apalagi untuk kebutuhan bisnis.
Selain itu, mengetahui ongkir dari awal juga bisa membantu kamu menghindari biaya tambahan yang tidak terduga, seperti biaya penjemputan, packing khusus, atau asuransi.
Baca juga: Penting! Cara Packing Kayu yang Kuat dan Aman Selama Kirim Paket
Faktor yang Mempengaruhi Ongkir Barang Berat
Sebelum masuk ke langkah pengecekan, mari kita pahami dulu apa saja yang mempengaruhi ongkos kirim untuk barang-barang besar:
- Berat aktual dan dimensi barang
Semakin besar dan berat barang, semakin tinggi tarifnya. Umumnya, perusahaan logistik juga menggunakan perhitungan volume (volumetrik) untuk menentukan tarif akhir. - Jenis barang
Barang elektronik, kendaraan bermotor, dan alat berat mungkin memerlukan penanganan khusus atau asuransi tambahan. - Jarak pengiriman
Ongkir akan berbeda tergantung jarak antara kota pengirim dan kota tujuan. - Jenis layanan
Apakah kamu memilih layanan reguler, express, atau cargo? Layanan express tentu lebih cepat, namun biayanya juga lebih tinggi ya! - Fasilitas tambahan
Seperti pengambilan ke lokasi, packing kayu, atau layanan door-to-door.
Lihat postingan ini di Instagram
Cara Cek Ongkir Motor dan Pengiriman Barang Berat
Setelah memahami faktor penentu tarif, kini saatnya mengetahui langkah-langkah cek ongkir. Berikut beberapa cara yang umum dilakukan:
1. Melalui Website Resmi Jasa Ekspedisi Lion Parcel
Sebagian besar jasa ekspedisi telah menyediakan fitur cek ongkir di situs web mereka. Sama halnya dengan Lion Parcel, salah satu logistik yang berani diandelin untuk pengiriman paket kecil hingga besar ini, menyediakan layanan untuk pengiriman barang besar dan motor.
Langkah-langkahnya:
- Buka website resmi Lion Parcel di www.lionparcel.com
- Klik menu “Cek Ongkir”.
- Masukkan kota asal dan kota tujuan.
- Masukkan dimensi (panjang, lebar, tinggi) serta berat barang.
- Pilih jenis barang (motor atau lainnya).
- Sistem akan menampilkan estimasi harga dan waktu pengiriman.
Untuk pengiriman motor, jangan segan untuk menghubungi customer service - Liona untuk lebih jelas terkait layanan seperti asuransi atau jenis kendaraan.
2. Menggunakan Aplikasi Ekspedisi Lion Parcel
Lion Parcel memiliki aplikasi yang memudahkan pelanggan untuk cek ongkir kapan saja dan dimana saja. Cukup install atau unduh aplikasi di smartphone kamu, dan fitur pengecekan tarif sudah bisa langsung digunakan.
Kelebihannya:
- Lebih praktis dan cepat.
- Bisa simpan riwayat pengiriman.
- Bisa langsung request penjemputan barang.
3. Hubungi Customer Service
Jika barang kamu tergolong berat atau tidak umum bentuknya, sebaiknya kamu berkonsultasi langsung dengan tim customer service ekspedisi. Misalnya untuk pengiriman motor gede (moge) atau alat industri. Mereka akan membantu memberikan estimasi tarif, prosedur pengiriman, serta persyaratan tambahan.
Baca juga: Telepon sampai WhatsApp: Semua Cara Hubungi CS Lion Parcel
4. Kunjungi Agen Lion Parcel Terdekat
Kamu yang lebih nyaman bertanya langsung, solusinya datang saja ke kantor agen Lion Parcel terdekat. Bawa detail barang seperti foto, ukuran, dan estimasi berat agar petugas dapat memberikan estimasi ongkir secara akurat.
Cara Kirim Motor Lewat Jasa Ekspedisi Lion Parcel
Untuk pengiriman motor, Lion Parcel punya layanan bernama OTOPACK. Layanan ini terbagi menjadi dua, bisa kamu sesuaikan dengan tipe motor yang akan dikirim.
- OTOPACK150: Buat motor berkapasitas mesin kurang dari 150 CC, seperti motor bebek dan matic. Layanan ini cocok kalau kamu punya motor harian yang perlu dikirim ke Jawa dengan cara yang lebih praktis dan efisien.
- OTOPACK250: Untuk motor berkapasitas mesin 150 CC hingga 250 CC, seperti motor sport atau touring. Motor jenis ini biasanya ukurannya lebih besar, jadi butuh perlakuan khusus saat pengiriman.
Biasanya motor akan dipacking dengan kayu dan dilengkapi dengan asuransi pengiriman.
Baca juga: Kirim Paket Berharga di Lion Parcel, Pasti Aman dengan Proteksi Asuransi!
Syarat umum kirim motor:
- STNK dan BPKB (bisa fotokopi) sebagai bukti kepemilikan.
- Motor dalam kondisi normal (tidak rusak).
- Bahan bakar dikosongkan (untuk keamanan).
Estimasi waktu dan biaya:
- Contoh 1: Pengiriman motor dari Jakarta ke Surabaya bisa memakan waktu 5–7 hari kerja, dengan ongkir berkisar antara Rp800 ribuan hingga Rp1 jutaan tergantung ukuran motornya dan belum termasuk asuransi.
- Contoh 2: Pengiriman motor dari Jakarta ke Balikpapan berdurasi 15-17 hari kerja, dengan perkiraan ongkos kirim berkisar antara Rp2 jutaan hingga Rp3 jutaan tergantung ukuran motornya dan belum termasuk asuransi.
Baca selengkapnya di sini: Detail Layanan di Jasa Pengiriman Motor Lion Parcel
Tips Hemat Saat Kirim Motor atau Barang Berat
Agar pengiriman lebih efisien dan ekonomis, berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Packing Sendiri Jika Bisa
Jika barang tidak terlalu rentan rusak, kamu bisa mengemas sendiri menggunakan kardus tebal atau bubble wrap. Tapi jika perlu packing kayu, minta bantuan pihak ekspedisi.
2. Gabungkan Pengiriman
Jika kamu ingin kirim beberapa barang sekaligus, coba gabungkan dalam satu pengiriman. Lebih hemat dibanding kirim secara terpisah.
3. Booking Pengiriman Saat Promo
Beberapa ekspedisi, termasuk Lion Parcel, sering mengadakan promo ongkir murah untuk pengiriman tertentu. Pantau situs dan media sosial mereka secara rutin.
4. Pertimbangkan Jalur Darat untuk Biaya Lebih Terjangkau
Jalur darat biasanya lebih murah dibanding udara, meski waktunya lebih lama. Untuk barang yang tidak terlalu mendesak, opsi ini bisa jadi pilihan.