Apakah kamu pernah terbayang, bagaimana barang yang kamu beli secara online bisa sampai dengan aman ke depan rumah kamu hanya dalam hitungan beberapa hari, atau bahkan dalam hitungan jam? Nah, pertanyaan ini berkaitan dengan bidang logistik, salah satu bidang penting yang perannya sangat krusial.
Logistik mungkin terdengar seperti sesuatu yang sangat teknis yang hanya digunakan di dunia industri. Tapi sebenarnya, kita berurusan dengan logistik setiap harinya, terutama di era digital seperti saat ini. Mulai dari barang, pengiriman makanan, hingga distribusi stok toko dan barang perusahaan yang selalu melibatkan logistik.
Nah, di artikel berikut ini kita akan membahas serba-serbi logistik mulai dari definisi, jenis-jenis, hingga perannya dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, simak sampai selesai ya!
Apa itu Logistik?
Sederhananya, logistik adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap perpindahan barang, jasa, energi atau sumber daya lain dari satu titik ke titik lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan perpindahan barang atau produk sampai di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dengan biaya yang efisien.
Dalam bisnis, logistik ini luas dan mencakup berbagai aspek seperti transportasi, pergudangan, pengelolaan inventaris, distribusi, dan pengembalian barang (reverse logistics). Tanpa adanya proses logsitik yang baik, barang yang dibutuhkan pelanggan atau perusahaan bisa terlambat sampai, rusak, atau bahkan hilang.
Dilansir dari Council of Supply Chain Management Professionals (CSCMP), logistik adalah bagian dari manajemen rantai pasokan yang bertugas untuk merencanakan, mengimplementasikan, dan mengendalikan efisiensi serta efektivitas aliran barang, jasa, dan informasi dari titik asal ke titik konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Dampak Logistik dalam Skala Besar
Logistik Memiliki peranan penting dalam menunjang pergerakan ekonomi suatu negara, mulai dari distribusi bahan baku, penyaluran produk ke pasar, hingga pengiriman produk ke pelanggan. Jika dilakukan dalam kuantitas yang besar, misalnya oleh negara yang melakukan kegiatan ekspor impor. Tanpa logistik yang baik, proses distribusi tidak akan sampai ke tangan orang banyak yang akan mengakibatkan kekecewaan.
Logistik mempengaruhi daya saing suatu negara. Negara dengan sistem dan infrastruktur logistik yang baik dan efisien akan memiliki perdagangan internasional yang lebih optimal.
Komponen Penting Logistik
Ada beberapa komponen penting yang harus ada pada sistem logistik baik suatu bisnis atau perusahaan. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung arus barang dan distribusi logistik agar optimal. Beberapa komponen tersebut adalah sebagai berikut:
1. Perencanaan
Pertama dan yang paling penting adalah perencanaan, perencanaan ini berfokus kepada merencanakan kebutuhan barang dan pengadaan bahan baku yang diperlukan. Perencanaan yang dimaksud biasanya cukup detail seperti jumlah, jenis, dan waktu kedatangan barang berdasarkan data permintaan pasar dan kebutuhan produksi.
2. Lokasi Fasilitas
Lokasi fasiltas logistik adalah salah satu dari beberapa komponen logistik yang wajib dimiliki oleh suatu perusahaan. Kenapa? Untuk pemetaan dari mana dan kemana saja material, bahan baku, dan produk akan diangkut.
Dengan fasilitas yang bagus dan strategis, maka perusahaan bisa mendapatkan banyak keuntungan yang baik.
3. Transportasi
Komponen selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah transportasi, pastikan produk kamu sesuai dengan transportasi yang dipilih. Kamu bisa menggunakan moda transportasi seperti kapal, truk, pesawat, dan kereta.
4. Komunikasi
Komunikasi ternyata menjadi salah satu komponen yang mempengaruhi alur distribusi. Tanpa komunikasi yang baik, tren laju logistik bisa mengalami kekeliruan dan jika terjadi maka akan berujung kepada kekurangan persediaan barang.
5. Penyimpanan
Begitu bahan baku atau produk diterima, tentu perlu di simpan di gudang untuk menjaga agar tidak mengalami kerusakan. Nah di sini manajemen penyimpanan diperlukan karena mencakup pengaturan ruang penyimpanan, pengelolaan penyimpanan, dan pengelolaan suhu ruangan.
Lihat postingan ini di Instagram
Jenis-jenis Logistik
Adapun beberapa jenis logistik seperti di bawah ini:
1. Logistik Produksi
Logistik ini berkaitan dengan bahan baku dan proses produk di pabrik. Tujuan dari logistik jenis ini adalah untuk memastikan bahan baku sampai ke pabrik tepat waktu dan dalam jumlah yang sesuai, agar proses produk tidak terganggu.
2. Logistik Distribusi
Logistik jenis ini mengelola pengiriman barang yang sudah jadi dari pabrik atau gudang langsung ke tangan pelanggan. Pada jenis logistik ini fokusnya adalah cepat dan efisien.
3. Logistik Gudang
Selanjutnya, pada jenis logistik gudang atau fulfillment ini berfokus pada pengelolaan penyimpanan barang di gudang, termasuk beberapa hal seperti inventaris, pengemasan, dan pengiriman barang ke konsumen.
4. Reverse Logistics
Jenis logistik ini cukup berbeda dibanding jenis logistik lainnya, dimana logistik ini berfokus pada pengelolaan barang yang dikembalikan, daur ulang, atau diolah kembali. Biasanya ini terjadi pada barang-barang yang sudah tidak sesuai dengan kondisi awalnya atau tidak sesuai dengan pesanan pelanggan.
5. Logistik Ritel
Dan terakhir adalah logistik yang berfokus pada distribusi barang dari pusat ke toko untuk memastikan stok barang selalu tersedia di toko. Logistik jenis ini sedikit mirip dengan logistik e-commerce dimana berkaitan dengan persediaan barang untuk dijual secara online.
Biasanya logistik jenis ini banyak menggunakan jasa ekspedisi yang familiar, seperti Lion Parcel yang menyediakan layanan logistik baik untuk korporasi hingga perorangan.
Fungsi Logistik dari Sudut Pandang Bisnis
Logistik memiliki peran penting dan sangat krusial dalam bisnis, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Distribusi dan Persediaan Barang
Logistik berfungsi untuk memastikan barang yang sudah diproduksi untuk sampai ke tangan pelanggan dengan cepat dan efisien. Dalam distribusi barang ini ada beberapa hal yang biasanya menjadi pertimbangan seperti perencanaan rute, moda transportasi, dan kordinasi antar stakeholder.
Selain itu juga, dari segi persediaan barang, logistik membantu pengelolaan, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi. Jadi dengan pengelolaan yang efisien dan tepat, perusahaan dapat menghindari risiko kekurangan persediaan yang dapat menyebabkan kehilangan penjualan atau kelebihan persediaan.
2. Penghematan Biaya
Dengan logistik yang optimal, sangat memungkinkan sekali bagi bisnis untuk memilih rute distribusi tercepat dan termurah yang dapat mengurangi risiko kebutuhan stok berlebihan, serta mengurangi pemborosan.
3. Efisiensi Operasional
Dengan teknologi dan strategi manajemen yang tepat, logistik dapat meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Dari proses penyimpanan, distribusi, hingga pengiriman yang terkoordinasi akan menghasilkan distribusi barang yang lebih efisien.
4. Mengurangi Risiko Kehilangan dan Kerusakan Barang
Kemajuan teknologi cukup berdampak di bidang logistik, salah satu contohnya adalah semakin banyaknya penggunaan sistem tracking paket yang digunakan penyedia jasa pengiriman Lion Parcel. Fitur ini membantu menurunkan risiko barang hilang, rusak, atau tertukar selama pengiriman.
Cara Tracking Paket Lion Parcel saat Mengirimkan Paket
Kamu bisa melakukan tracking paket dengan membuka website Lion Parcel. Berikut ini caranya:
-
Kunjungi website lionparcel.com
-
Pada halaman beranda, di bagian “Lacak Pengiriman” kamu bisa memasukan nomor resi yang kamu terima
-
Lalu klik “lacak” dan hasilnya akan muncul di layar kamu.
Nah, jadi gimana? Adanya fitur tracking paket melengkapi pengiriman paket menjadi lebih aman dan nyaman, seperti lacak paket dengan menggunakan fitur dari Lion Parcel. Yuk, kirimkan paket kamu ke dalam dan luar negeri pakai Lion Parcel saja tanpa perlu terjadi misroute pastinya, karena Lion Parcel selalu #BeraniDiandelin!