biaya admin TikTok Shop

Jangan Kaget! Ini Update Biaya Admin TikTok Shop dan Cara Menyiasatinya

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
20 Februari 2026

Biaya admin TikTok Shop sering jadi topik yang membuat seller deg-degan. Setiap ada update kebijakan, margin terasa makin tipis dan strategi harga harus dihitung ulang. Jika tidak jeli, keuntungan yang seharusnya masuk justru habis oleh potongan platform. Karena itu, memahami biaya admin TikTok Shop terbaru bukan lagi pilihan, tapi keharusan. 

 

Untungnya ada artikel ini, yang siap membantumu memahami struktur komisi terbaru, contoh perhitungan, hingga strategi agar kamu tetap untung. Yuk, simak detailnya!

Apa itu Biaya Admin TikTok Shop?

Pengertian Biaya Admin TikTok Shop

 

Biaya admin pada dasarnya merupakan potongan dari platform pada setiap transaksi yang berhasil. Dalam konteks TikTok Shop yang kini terintegrasi dengan Tokopedia, istilah resminya adalah Biaya Komisi Platform, ya. Meski begitu, banyak TikTok seller masih menyebutnya sebagai biaya admin.

 

Lalu, hampir semua kategori seller TikTok harus merasakan potongan biaya admin atau komisi ini. Jadi, entah itu seller biasa, official store, bahkan affiliate bisa saja terkena potongan sesuai kategori produk.

Berapa Potongan Admin TikTok Shop Terbaru?

Potongan Biaya Admin TikTok Shop

Sebelum ada aturan baru soal integrasi penuh TikTok Shop, dengan Tokopedia beberapa kategori produk terkena potongan efektif sekitar 8% karena diskon komisi 20% pada periode 1 Oktober 2025 hingga 10 Februari 2026 lalu.

 

Namun mulai 13 Februari 2026, ada pembaruan potongan dan mulai berlakunya istilah Biaya Komisi Platform. Nah, skema potongan biaya admin TikTok Shop 2026 ini terbagi jadi dua:

  1. Biaya Komisi Platform

Mulai 13 Februari 2026 ini perhitungan komisi memakai rumus:

 

(Harga Produk – Diskon Penjual) x Persentase Komisi

 

Diskon dari platform tidak dihitung dalam dasar komisi dan tarif sudah termasuk pajak. Untuk kategori di luar tabel khusus dari TikTok Shop, dikenakan tarif tetap 6,97%.

 

Nah, kategori dan persentase potongannya bisa kamu cek melalui tabel di Seller Center atau klik di sini

  1. Biaya Layanan Pre-Order (Tambahan)

Untuk produk pre-order, ada tambahan 3% dari (Harga Produk – Diskon Penjual). Artinya, seller pre-order bisa terkena dua potongan sekaligus, yaitu komisi platform dan biaya layanan pre-order 3%.

 

Agar lebih jelas, mari coba kita contohkan dulu: 

  • Produk: gitar 
  • Harga: Rp10.000
  • Diskon Penjual: Rp1.000
  • Subtotal: 10.000 – 1.000 = Rp9.000

Persentase komisi: 7,50%

 

Maka, komisi platform menjadi: Rp9.000 x 7,50% = Rp675

 

Lalu, jika produk gitar ini memakai sistem pre-order, maka:

 

Jika produk tersebut adalah pre-order, maka:

 

Biaya Pre-Order = Rp9.000 x 3% = Rp270

Total potongan = Rp675 + Rp270 = Rp945

 

Tapi, mulai 13 Februari 2026, seller yang menggunakan GMV (Gross Merchandise Value) Max bisa mendapatkan tarif komisi lebih rendah, nih.

 

Skemanya seperti ini:

  • Jika pengeluaran GMV Max lebih dari 1% dari GMV 30 hari terakhir, maka kategori tertentu mendapat komisi lebih rendah.
  • Jika pengeluaran lebih dari 3% dari GMV, seluruh pesanan toko bisa menikmati komisi lebih rendah.

Status diskonnya dapat kamu cek melalui menu Seller Center > Pemasaran > Iklan. 

Tapi, jika kamu merasa sulit dan ribet memperhitungkan sendiri biaya adminnya, sekarang 

 

Baca Juga: 

Kenapa Biaya Admin TikTok Shop Bisa Berubah?

Penyebab Perubahan Biaya Admin TikTok Shop

Nah, perubahan dan update biaya admin atau Biaya Komisi Platform ini biasanya terjadi karena beberapa alasan:  

1. Peningkatan Fitur dan Teknologi Platform

TikTok Shop terus mengembangkan sistem live shopping, integrasi pembayaran, dashboard analitik, hingga fitur GMV Max mereka. Untuk menjalankan pengembangan ini platform otomatis harus membutuhkan investasi teknologi dan infrastruktur server yang besar.  

2. Pendanaan Campaign dan Promosi Besar

TikTok Shop rutin menggelar campaign nasional, flash sale, subsidi gratis ongkir, atau promosi kategori tertentu. Dan ternyata, biaya promosi tersebut sebagian berasal dari oleh struktur komisi yang disesuaikan.

3. Penyesuaian Struktur Biaya Marketplace

Industri marketplace makin kompetitif, sehingga struktur komisi dapat diubah agar selaras dengan strategi bisnis, termasuk penyederhanaan tarif atau penerapan tarif tetap pada kategori tertentu.

4. Integrasi Sistem dengan Tokopedia

Setelah integrasi dengan Tokopedia, maka sistem backend, manajemen pesanan, dan pelaporan keuangan bergabung jadi satu ekosistem.  Proses integrasi ini tentu membutuhkan penyesuaian teknis dan operasional. Dampaknya, kebijakan biaya juga ikut diperbarui agar sesuai dengan sistem baru yang sudah terintegrasi.

5. Insentif untuk Seller yang Aktif Beriklan

Platform memberi tarif lebih rendah bagi seller yang menggunakan GMV Max. Artinya, struktur biaya jadi lebih dinamis sebagai bentuk dorongan agar toko aktif beriklan dan meningkatkan transaksi.

 

Dari sisi platform, kenaikan biaya  ini memang diklaim untuk pengembangan fitur dan ekspansi ekosistem. Namun dari sisi seller, margin terasa makin tipis dan ruang menaikkan harga semakin terbatas.

Strategi Seller Agar Tetap Untung Meski Biaya Admin TikTok Shop Cukup Besar

Strategi Menghadapi Perubahan Biaya Admin TikTok Shop

Agar bisnismu tetap menguntungkan di tengah kenaikan biaya admin TikTok Shop, coba ikuti beberapa strategi di bawah:

1. Hitung Margin dengan Struktur Komisi Terbaru

Banyak seller masih menyatukan semua potongan menjadi satu angka “biaya admin”. Padahal setiap komponen punya dampak berbeda terhadap margin. Jadi, pisahkanlah komisi platform, pre-order 3%, komisi affiliate, dan biaya iklan. 

 

Lalu, buat simulasi per SKU agar terlihat jelas produk mana yang masih sehat margin-nya dan mana yang perlu penyesuaian harga. Dengan begitu, keputusan bisnis lebih berbasis data, bukan asumsi.

2. Gunakan Strategi Bundling

Bundling membantu menaikkan average order value. Jadi, saat nilai transaksi meningkat, persentase komisi terasa lebih ringan daripada menjual satuan.

 

Contohnya, daripada menjual satu produk Rp50.000, kamu bisa membuat paket Rp135.000 berisi tiga produk. Selain meningkatkan nilai transaksi, strategi ini juga membantu mengurangi biaya operasional per unit seperti packing dan handling.

3. Optimalkan GMV Max Secara Terkontrol

GMV Max bisa menjadi alat untuk membuat biaya admin lebih rendah, tapi perlu perhitungan matang. Jadi, pantaulah rasio pengeluaran iklan bisnismu terhadap GMV 30 hari terakhir. 

 

Jika sudah mendekati 1% atau 3%, evaluasi untuk cek apakah peningkatan budget iklan masih memberikan ROI positif. Setelah itu, fokus pada produk dengan konversi tinggi agar biaya iklan tidak menggerus profit.

4. Efisiensi Operasional

Selain komisi platform, biaya packing, gudang, dan logistik juga memengaruhi keuntungan bisnismu. Jadi, pertimbangkan semua aspek ini agar operasional bisnis lebih efisien dan tidak mengganggu profit.

5. Diversifikasi Channel

Mengandalkan TikTok Shop saja mendatangkan risiko bisnis yang lebih besar. Karena itu, mulailah membangun database pelanggan melalui WhatsApp atau website sendiri agar kamu memiliki kontrol lebih terhadap margin. Jadi, pelanggan bisa diarahkan ke channel lain.

 

Selain itu, diversifikasi channel juga membantu menjaga arus kas saat terjadi perubahan kebijakan platform.

Optimalkan Ongkir Paket Besar dengan BIGPACK Lion Parcel

Optimalkan Biaya Admin TikTok Shop dengan BIGPACK

Biaya komisi atau admin ini bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi keuntungan bisnismu. Sebab, ongkir dan kemasan juga berperan besar, terutama bagi seller dengan volume pengiriman tinggi.

 

Karena itu, Lion Parcel menghadirkan layanan BIGPACK untuk kebutuhan kirim paket besar/ cargo ke berbagai wilayah Indonesia. Kamu bisa memilih BIGPACK reguler untuk ongkir yang lebih hemat.  Sementara BIGPACK FAST melayani paket besar dengan estimasi pengiriman lebih cepat. 

 

Kedua layanan BIGPACK Lion Parcel ini sudah mendukung metode COD (Cash on Delivery) dan sistem tracking real-time sehingga operasional bisnismu lebih efisien.

 

Pada akhirnya, melalui kombinasi strategi harga, pengelolaan komisi, serta dukungan logistik yang tepat, kamu tetap bisa menjaga profit meski biaya admin TikTok Shop terus mengalami penyesuaian. Gunakan BIGPACK sekarang dan kelola margin bisnismu agar lebih terukur!

#tiktoshop #tipsbisnisditiktok
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo