Sebagai momen istimewa yang dinanti umat Muslim di seluruh dunia. Selain menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat, tradisi berbagi hampers Hari Raya Idul Fitri menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan ini.
Kamu bisa memilih untuk membeli kue kering yang ingin dijadikan hampers atau membuatnya sendiri. Pastikan untuk mempersiapkannya dari jauh hari jika berencana membuatnya sendiri. Selain agar tidak terlalu padat dalam beberapa hari, kamu juga bisa mendapatkan bahan baku dengan mudah karena belum kehabisan bahan baku.
Kenapa kue kering? Banyak orang memilih kue kering dikarenakan tidak hanya tahan lama, tetapi juga memiliki rasa yang enak dan tampilannya menarik.
Sejarah Kue Kering
Ternyata kue kering memiliki sejarah yang cukup panjang, lho! Tradisi menyajikan kue saat Hari Raya Idul Fitri ini terjadi dari masa kolonial Belanda. Kue adalah sesuatu yang menentukan status sosial seseorang di masa itu, hal ini juga cukup berlaku sekarang di mana orang berlomba-lomba menyajikan berbagai variasi kue kering kepada tamu.
Dulu, menyajikan kue-kue kering saat Lebaran menunjukkan status sosial seseorang, dimana masyarakat Indonesia dari kalangan menengah ke atas mulai terpengaruh budaya Belanda. Mereka tidak lagi menyediakan makanan tradisional yang terbuat dari sagu, tepung, beras, tepung ketan, dan lainnya.
Di Belanda, masyarakatnya menyajikan kue kering saat hari besar keagamaan seperti Natal. Budaya ini dibawa ke Indonesia, pada saat itu para pendatang dari Eropa dan Belanda kerap kali mengantar kudapan kue kering kepada kalangan menengah ke atas dan priyayi yang merayakan Idul fitri.
Masyarakat Indonesia akhirnya mulai mengadaptasi kebiasaan membuat kue kering dengan mengganti beberapa bahan yang sulit ditemukan dengan bahan lokal dan menambahkan rempah khas Indonesia.
Lihat postingan ini di Instagram
Jenis Kue Kering yang Cocok dijadikan Hampers Lebaran
1. Kastengel
Kastengel adalah kue kering berbentuk kecil dengan cita rasa gurih dari keju yang meleleh di mulut. Biasanya terbuat dari campuran keju edam atau cheddar, yang memberikan aroma khas saat dipanggang. Kastengel sangat cocok untuk hampers karena daya tahannya yang lama dan tidak mudah hancur.
2. Nastar
Kedua, kue kering paling terkenal yaitu Nastar. Nastar adalah kue kering berisi selai nanas dengan tekstur lembut dan rasa manis yang khas. Nastar memiliki daya tahan cukup baik asalkan disimpan dengan benar. Kue ini sering dihiasi dengan cengkeh atau taburan keju di atasnya.
3. Putri Salju
Putri Salju adalah kue kering berbentuk bulan sabit yang dilapisi gula halus sehingga tampak seperti salju. Kue ini memiliki rasa manis dan sedikit gurih dari kacang mede atau almond di dalamnya. Putri Salju harus disimpan dengan hati-hati karena teksturnya yang mudah rapuh.
4. Kue Lidah Kucing
Kue Lidah Kucing memiliki bentuk tipis dan panjang dengan tekstur renyah. Rasanya manis dan gurih, serta tersedia dalam berbagai varian seperti cokelat, keju, dan rainbow yang menarik untuk hampers Lebaran.
5. Kue Semprit
Kue Semprit adalah kue klasik berbentuk bunga dengan hiasan ceri di tengahnya. Teksturnya renyah dengan rasa manis yang pas, menjadikannya salah satu pilihan favorit untuk hampers.
6. Sagu Keju
Sagu Keju merupakan kue kering berbahan dasar tepung sagu dan keju, yang menghasilkan tekstur renyah namun tetap lumer di mulut. Kue ini memiliki cita rasa gurih yang sangat disukai banyak orang.
7. Cookies Cokelat
Cookies cokelat atau chocolate chip cookies adalah kue kering yang cocok untuk segala usia. Kue ini memiliki tekstur renyah di bagian pinggir dan chewy di bagian tengahnya. Choco chips yang meleleh di dalamnya menambah kelezatan kue ini.
8. Kue Kacang
Kue kacang memiliki rasa gurih khas kacang tanah dan tekstur renyah. Biasanya dibuat dengan campuran kacang tanah, gula, dan minyak. Kue ini mudah dibuat dan memiliki daya tahan lama.
Baca juga:
-
35 Ucapan Hampers Ramadan untuk Keluarga, Sahabat, dan Kolega
- Tips Persiapan Mudik Lebaran 2025: Perjalanan Lancar Tanpa Hambatan
9. Snowball Cookies
Snowball cookies mirip dengan Putri Salju, tetapi lebih padat dan biasanya dibuat dari kacang mede atau almond. Setelah dipanggang, kue ini dilapisi gula bubuk sehingga tampak seperti bola salju.
10. Macaron
Macaron adalah kue berbasis meringue yang memiliki tampilan warna-warni dengan berbagai rasa seperti vanilla, cokelat, matcha, dan stroberi. Meskipun bukan kue tradisional Lebaran, macaron sering menjadi pilihan hampers karena tampilannya yang elegan.
11. Kue Kurma
Kurma identik dengan bulan Ramadan dan Lebaran, sehingga kue berbahan dasar kurma menjadi pilihan tepat untuk hampers. Biasanya dibuat dengan campuran tepung, mentega, dan potongan kurma yang memberikan rasa manis alami.
12. Kue Cornflakes
Cornflakes yang renyah dengan balutan coklat yang manis, tentu menggoda sekali. Kamu juga bisa membuatnya sendiri agar bisa personalisasi dengan menambahkan rasa yang kamu suka.
View this post on Instagram
Tips Menyimpan Kue Kering agar Tetap Renyah
Bingung bagaimana cara menyimpan kue kering yang kamu miliki atau kamu terima? Nah, mungkin tips berikut ini akan berguna untuk kamu. Simak terus ya!
1. Pindahkan ke Wadah Kedap Udara
Jika kamu menerima banyak kue kering, pastikan untuk memindahkan kue kering tersebut ke wadah yang kedap udara. Dengan begitu, kamu bisa mencegah masuknya udara dan kelembaban yang bisa membuat kue kamu melempem.
2. Jangan Mencampur Kue
Usahakan untuk tidak mencampur kue ya, karena dengan mencapur kue maka rasa kue akan secara perlahan berubah baik dari aroma hingga rasanya.
3. Simpan di Tempat Sejuk dan Kering
Hindari untuk menyimpan di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung, dan jauhi juga sumber panas. Karena jika terpapar sinar matahari secara langsung akan membuat kue cepat tengik.
4. Jangan Terlalu Sering Membuka Wadah
Dengan seringnya kamu membuka tutup wadah kue, maka udara akan sering pula masuk ke dalam dan mempercepat proses pelembekan kue kamu.
Cara Mengirim Kue Kering dalam Bentuk Hampers agar tidak Mudah Hancur
Ingin mengirimkan hampers ke kerabat atau rekan dekat dari kantor? Mungkin kamu bisa mengikuti cara berikut ini agar kue kering kamu tidak mudah handur.
1. Menggunakan Wadah yang Kuat
Kamu bisa menggunakan toples plastik yang tebal yang dapat melindungi kue dari tekanan saat pengiriman agar kue kering kamu bisa sampai dengan utuh.
2. Lapisi dengan Bubble Wrap
Selain menggunakan toples, kamu juga bisa menambahkan bubble wrap agar dapat mengurangi risiko pecah atau retak saat pengiriman.
3. Gunakan Kardus yang Memiliki Sekat
Dengan menggunakan kardus yang memiliki sekat, isi dari paket kamu akan lebih terisi dan tidak ada barang yang akan terombang-ambing selama perjalanan.
4. Berikan Pengisi Ruang dalam Paket
Kamu bisa mengisi ruang di dalam paket menggunakan beberapa hal, bisa bubble wrap, tissue, atau plastik agar kue tidak bergeser di dalam kardus.
5. Tandai Paket dengan Label Fragile
Agar lebih aman lagi, kamu bisa menempelkan label fragile agar paket kamu bisa ditangani secara lebih hati-hati oleh kurirnya.
6. Menggunakan Jasa Pengiriman yang Terpercaya
Pastikan juga kamu menggunakan jasa pengiriman barang yang terpercaya ya! Salah satunya adalah jasa pengiriman Lion Parcel yang memiliki berbagai layanan yang dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhan hampers kamu.
Berikut ini beberapa layanan yang bisa kamu gunakan di Lion Parcel:
- REGPACK: Pengiriman reguler ke seluruh Indonesia.
- JAGOPACK: Pengiriman dengan tarif terjangkau.
- BOSSPACK: Pengiriman prioritas dengan keuntungan ekstra dan keistimewaan layanan.
- INTERPACK: Pengiriman ke luar negeri.
- BIGPACK: Pengiriman paket besar mulai dari 10kg.
- JUMBOPACK: Pengiriman jumbo mulai dari 30kg.
- OTOPACK: Pengiriman motor.
- VIPPACK: Pengiriman sampai di hari yang sama (pengambilan paket di bandara kota tujuan).
Lion Parcel juga menyediakan layanan tracking paket sendiri yang bisa cek di sini dengan mengisi nomor resi yang sudah kamu terima. Jadi kamu tidak perlu khawatir dengan keberadaan paket kamu nantinya.
Sebagai seller, kamu juga bisa menggunakan seller dashboard, fitur yang disediakan Lion Parcel untuk memudahkan para seller untuk melakukan tracking paket yang dikirimkan ke pelanggan. Kamu tidak perlu memantau barang secara satu per satu barang yang sudah dikirimkan ke pelanggan kamu karena dapat dengan mudah memanfaatkan fitur lacak paket.