Salah satu strategi menarik perhatian pelanggan kamu adalah dengan memberikan diskon. Namun, jika cara menghitung diskon dilakukan kurang tepat, ujungnya malah dapat membuat bisnis kamu merugi.
Tak mau dong hal itu terjadi ke bisnis kamu? Karena itulah, penting sekali paham mengenai cara menghitung diskon persen untuk produk kamu. Dengan tahu cara menghitung diskon yang tepat, kamu bisa tetap mendapatkan untung walaupun ada potongan harga untuk konsumen.
Mau tahu caranya? Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!
Langkah-Langkah Cara Menghitung Diskon yang Benar
Saat ingin memberikan diskon produk ke pelanggan, kamu harus ingat bahwa ini bukan hanya soal menarik pembeli, tetapi juga menjaga keseimbangan biaya dan keuntungan untuk bisnismu.
Nah, untuk menjaga keseimbangan ini, ikutilah cara menghitung diskon untuk jualan berikut:
1. Tentukan Harga Awal Barang
Langkah pertama cara menghitung diskon untuk produkmu adalah menentukan harga awal barang.
Nantinya, harga awal atau harga normal inilah yang akan menjadi dasar perhitungan diskon. Ingatlah, bahwa harga awal menunjukkan nilai barang jualanmu sebelum adanya pemberian potongan harga atau diskon, ya.
Misalnya, jika barangnya kamu jual seharga Rp100.000, maka Rp100.000 adalah harga normalnya.
2. Tentukan Persentase Diskon
Langkah kedua dalam cara menghitung diskon ialah menentukan berapa persen diskon yang ingin kamu berikan pada produk tersebut. Cara ini berperan penting untuk memastikan bahwa kamu tetap memperoleh keuntungan, meskipun nanti ada embel-embel diskon.
Misalnya, jika kamu ingin memberikan diskon sebesar 20%, maka angka yang digunakan adalah 20% tersebut. Tapi saat menentukan persentase ini, pastikan biaya produksi tetap tertutupi agar tidak merugi. Ingat, jangan langsung memberikan diskon tinggi, meskipun terdengar menarik ya!
3. Hitung Jumlah Diskon
Setelah melakukan dua tahapan cara menghitung diskon di atas, langkah selanjutnya adalah mulai hitung jumlah diskon terhadap produkmu. Untuk menghitungnya, kamu bisa gunakan rumus ini:
Jumlah diskon = Harga Normal x (Persentase Diskon / 100)
Berdasarkan contoh di poin sebelumnya, maka jika harga normal produk kamu adalah Rp100.000 dan akan ada diskon 20%, perhitungannya ialah:
Jumlah diskon = 100.000 x (20 / 100) = Rp20.000.
Dengan perhitungan tersebut, artinya jumlah atau nominal diskon yang akan kamu berikan adalah Rp20.000, ya.
4. Hitung Harga Setelah Diskon
Sesudah kamu mendapatkan jumlah diskon produknya, maka cara menghitung diskon selanjutnya adalah menghitung harga jualan kamu sesudah diskon. Ini bertujuan untuk menentukan berapa harga jual produk yang bisa kamu terapkan.
Rumus cara menghitung diskon ini ialah:
Harga setelah diskon = Harga Normal - Jumlah Diskon
Berdasarkan contoh kasusnya, maka hasil perhitungan diskon tersebut adalah:
Harga setelah diskon = 100.000 - 20.000 = Rp80.000
Dengan perhitungan ini, maka perkiraan harga jual sesudah diskon yang bisa kamu ajukan adalah Rp80.000 per produknya.
Baca Juga:
- 5 Cara Membuat Promo dan Diskon yang Menarik
- 5 Strategi Diskon Tanpa Bikin Jualan Rugi, Ampuh Tarik Pelanggan!
- Buy 1 Get 1, Strategi Bisnis Ini Bikin Untung atau Rugi?
5. Perhitungkan Biaya Produksi / Pembelian Produk
Ketika sudah menemukan harga setelah diskon untuk produkmu, jangan langsung deal dengan harga tersebut. Kamu harus memperhitungkan lagi apakah harga ini sudah menutupi biaya produksi atau pembelian produk.
Dalam cara menghitung diskon terkait perhitungan biaya produksi atau pembelian produk, kamu harus jabarkan lagi harga produksi atau harga belinya. Misalnya:
- Biaya produksi: Rp60.000
- Harga jual setelah diskon: Rp80.000
- Margin keuntungan: Rp20.000
Berdasarkan rincian di atas, terlihat meskipun kamu memberikan diskon dari harga jual awal, tapi karena biaya produksinya Rp60.000, kamu bisa tetap mendapatkan keuntungan, bukan?
Oleh karena itu, kamu dan pelanggan akan sama-sama senang! Bisnis jadi lebih lancar, pelanggan bikin kamu tambah cuan.
Tips Agar Tidak Rugi Saat Memberikan Diskon
Agar cara menghitung diskon di atas tidak membuat kamu merugi, cobalah ikuti beberapa tips ini:
1. Tentukan Batasan Diskon yang Masuk Akal
Pertama, tentukanlah batas diskon yang masuk akal. Jangan pernah memberikan diskon terlalu besar hanya demi membuat produkmu cepat laris.
Selain itu, pertimbangkan semua biaya, termasuk produksi, ongkos kirim, hingga keuntungan yang kamu incar.
2. Sesuaikan Diskon Dengan Tujuan Bisnis
Pemberian diskon sebaiknya kamu lakukan dengan tujuan tertentu, misalnya meningkatkan penjualan musiman atau memperkenalkan produk baru. Jangan asal memberikan diskon tanpa perhitungan matang.
View this post on Instagram
3. Gunakan Strategi Diskon Terbatas
Terakhir, cobalah berikan diskon untuk produk tertentu atau pembelian dalam jumlah terbatas, alias besar. Dengan strategi ini, kamu tetap bisa menarik pembeli tanpa merugikan bisnis sama sekali.
Selagi mengikuti cara dan tips di atas, jangan lupa untuk gunakan layanan Lion Parcel untuk pengiriman paket yang aman ke pembeli. Menariknya, COD Lion Parcel juga tersedia untuk jaminan pengiriman lebih aman dan tepercaya. Kamu bisa memilih COD ongkir ataupun COD ongkir dan barang.
Yuk, segera praktikan cara menghitung diskon di atas dan pilih Lion Parcel sebagai partner pengirimanmu dan manfaatkan fitur cek ongkir dan fitur tracking!