Cara Isi Token Listrik yang Benar, Biar Nggak Kaget Saat Bunyi

Cara Isi Token Listrik yang Benar, Biar Nggak Kaget Saat Bunyi

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
30 Januari 2026

Beberapa waktu lalu, media sosial sempat ramai berita artis cantik Pevita Pearce, yang mengaku kaget saat pertama kali mendengar bunyi token listrik tanda daya hampir habis. Momen sederhana ini ternyata sangat relate dengan banyak orang.

 

Ya, meskipun listrik prabayar sudah luar digunakan, tapi masih banyak juga yang bingung. Ataupun jarang sekali bersentuhan langsung dengan proses isi token listri, akhirnya panik saat bunyi peringatan muncul.

 

Padahal, cara isi token listrik sebenarnya cukup mudah jika sudah tahu langkah-langkahnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian token listrik hingga cara mengisinya dengan benar agar listrik di rumah tetap aman dan nyaman.

Apa Itu Token Listrik?

Token listrik adalah sistem pembayaran listrik prabayar dari PLN. Pengguna harus membeli token berupa kode angka 20 digit, lalu memasukkannya ke meteran listrik di rumah untuk menambah daya listrik (kWh).

 

Berbeda dengan listrik pascabayar yang dibayar di akhir bulan, listrik token memberi kontrol penuh kepada pengguna untuk mengatur pemakaian sesuai kebutuhan dan anggaran.

Kapan Harus Isi Token Listrik?

Meteran listrik biasanya akan:

  • Mengeluarkan bunyi “tiiit” saat sisa kWh menipis.
  • Menampilkan angka sisa daya di layar.

Idealnya, token diisi sebelum sisa kWh terlalu sedikit agar aktivitas di rumah tidak terganggu. Jangan menunggu sampai listrik benar-benar habis, karena bisa menyulitkan terutama di malam hari.

Cara Isi Token Listrik yang Benar

Nah, biar kamu nggak kaget saat token tiba-tia bunyi, berikut langkah-langkah cara isi token listrik yang bisa dilakukan siapa saja.

 

1. Siapkan Nomor Meter atau ID Pelanggan

 

Sebelum membeli token, pastikan kamu memiliki dua hal di bawah ini:

  • Nomor meter listrik (biasanya tertera di meteran)
  • Atau ID pelanggan PLN

Nomor ini penting karena token hanya berlaku untuk satu meter tertentu.

 

2. Beli Token Listrik

 

Token listrik bisa dibeli dengan mudah melalui berbagai kanal, seperti:

  • Aplikasi PLN Mobile
  • Mobile banking (BCA, Mandiri, BRI, BNI, dan lainnya)
  • E-wallet (OVO, GoPay, DANA, ShopeePay)
  • Minimarket (Indomaret, Alfamart)
  • Marketplace online

Pilih nominal token sesuai kebutuhan, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

 

3. Dapatkan Kode Token 20 Digit

 

Setelah transaksi berhasil, kamu akan menerima kode token listrik berisi 20 digit angka. Kode ini biasanya dikirim melalui struk pembelian, SMS, Email dan notifikasi aplikasi.

 

Pastikan kode tersimpan dengan baik sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

 

4. Masukkan Token ke Meteran Listrik

 

Langkah selanjutnya adalah memasukkan token ke meteran listrik. Ini juga tak kalah penting. Percuma, kau sudah beli token listrik tapi kode token tidak di apply pada meteran listriknya.

 

Jadi, caranya:

  1. Datangi meteran listrik di rumah.
  2. Ketik 20 digit kode token menggunakan tombol angka.
  3. Setelah selesai, tekan tombol Enter/OK (biasanya berwarna hijau).

5. Pastikan Token Berhasil Masuk

 

Jika kode benar, meteran akan memproses token. Ada bunyi “bippp” yang menandakan, 20 digit kode token tersebut berhasil diisi.

 

Setelah itu, layar meteran akan menampilkan tulisan ACCEPT atau menunjukkan penambahan jumlah kWh. Artinya token sudah aktif dan listrik bisa digunakan seperti biasa.

 

Arti Bunyi Token Listrik

 

Bunyi pada meteran bukan tanda bahaya, melainkan peringatan bahwa sisa kWh sudah menipis dan token perlu segera diisi.

Beberapa meteran memiliki tombol untuk menonaktifkan bunyi sementara, namun sebaiknya bunyi ini dijadikan pengingat agar tidak lupa isi token.

 

Tips Isi Token Listrik Agar Tidak Bermasalah

Agar proses isi token berjalan lancar, perhatikan tips berikut:

  • Masukkan kode dengan tenang dan teliti.
  • Jangan terburu-buru saat mengetik angka.
  • Simpan bukti pembelian sampai token berhasil masuk.
  • Isi token saat meteran dalam kondisi normal.
  • Pastikan menekan tombol Enter setelah memasukkan kode.

Dengan langkah sederhana ini, risiko token tidak terbaca bisa dihindari.

 

Baca Juga:

Keuntungan Menggunakan Listrik Token

Beberapa keuntungan listrik prabayar antara lain:

  • Pemakaian lebih terkontrol.
  • Tidak ada denda keterlambatan.
  • Bisa menyesuaikan anggaran bulanan.
  • Lebih transparan dalam penggunaan listrik.

Tak heran jika listrik token semakin banyak digunakan oleh rumah tangga maupun usaha kecil.

 

Kebutuhan token listrik yang rutin setiap bulan membuka peluang bisnis yang stabil. Menjadi penjual isi token listrik bisa dimulai dengan modal kecil dan risiko minim karena produknya selalu dibutuhkan.

 

Jika kamu berencana untuk mencari peluang bisnis lain, rekomendasinya adalah dengan kamu membuka bisnis ekspedisi. Kamu bisa jadi bos logistik dengan penghasilan hingga puluhan juta rupiah per bulan. Salah satunya adalah agen Lion Parcel, karena kamu bisa memulainya dengan modal kecil tapi untungnya besar.

 

Memang apa saja keuntungan yang bisa kamu rasakan jika bergabung menjadi Mitra POS di Lion Parcel? 

  • Diskon penjualan hingga 35%.
  • Mentoring selama 6 bulan, GRATIS!.
  • Jaringan pengiriman ke seluruh Indonesia bahkan luar negeri.
  • Ongkir murah.
  • Lion Parcel juga memiliki fitur tracking real time memudahkan pelanggan untuk lacak resi.

Menarik bukan? Nah untuk kamu yang ingin bergabung menjadi Agen Lion Parcel daftarnya juga sangat mudah kok, cukup ikuti syarat dan ketentuannya di sini dan kamu sudah siap menjadi agen jasa pengiriman Lion Parcel.

#gayahidup #artiscantik #agenlionparcel #lacakpaket
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo