Bagi pelaku bisnis yang produknya berbentuk makanan, minuman, obat, atau makeup, mendaftarkan produk ke BPOM merupakan hal wajib. Jika kamu tidak mau daftar BPOM. produkmu nanti akan dianggap ilegal atau ditarik dari peredaran. Jadi, jangan sepele tahapan administrasi ini, ya.
Jika kamu merasa prosedurnya ribet, ternyata tidak begitu, lho. Asalkan kamu tahu pentingnya uji BPOM, menyiapkan persyaratan, hingga melakukan prosedur dengan benar, prosesnya akan terasa lebih mudah.
Karena itu, pastikan kamu baca artikel ini sampai habis biar paham caranya!
Apa Itu BPOM?
BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) merupakan lembaga pemerintah yang tugasnya adalah sebagai pengawas mutu, keamanan, serta kelayakan produk yang beredar di tanah air, terutama produk yang dipakai atau dikonsumsi langsung oleh masyarakat.
Artinya, lembaga ini merupakan garda terdepan untuk memastikan bahwa berbagai produk yang wajib diuji tersebut memang layak jual dan boleh dipakai masyarakat. Produk-produk yang biasanya wajib lulus BPOM ini antara lain, makanan, minuman, kosmetik, hingga obat-obatan.
Mengapa Daftar BPOM Penting untuk Bisnis?
Tidak bisa kita pungkiri masih banyak produsen, khususnya UMKM yang mengabaikan label BPOM ini, karena merasa bisnis masih kecil atau jangkauan pasar belum luas.
Padahal, mendaftarkan produkmu ke BPOM sangat penting karena beberapa alasan ini:
1. Menjamin Keamanan Produk
Ketika produk kamu sudah terdaftar di BPOM, artinya produk tersebut telah melewati uji keamanan.
Bayangkan jika konsumen sadar bahwa produkmu tidak ada label BPOM dan ternyata berbahaya. Tentu kamu paham bahwa dampaknya bukan hanya pada mereka, tapi juga bisa menghancurkan reputasi bisnismu dalam sekejap.
Dengan kehadiran label ini, ke depannya kamu bisa lebih percaya diri untuk jualan, mengingat sudah ada jaminan kualitas dan keamanannya.
2. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Konsumen di era sekarang, apalagi gen Z, terkenal makin cerdas, selektif, dan berani speak up.
Karena itulah, mereka sekarang tidak hanya berbelanja dengan melihat harga atau kemasan, tapi juga legalitas produk. Jika produk yang mereka temukan tidak ada label BPOM, maka siap-siap saja produkmu diviralkan. Efeknya makin panjang, kan?
Nah, label BPOM ini bisa jadi “tameng” yang menunjukkan bahwa produk kamu tidak abal-abal. Ketika kepercayaan mereka terhadap produk kamu meningkat, otomatis loyalitas mereka juga ikut terbentuk.
Dengan begitu, mereka pasti lebih tenang untuk belanja lagi, bahkan mau merekomendasikan produkmu ke orang lain.
3. Memperluas Jangkauan Pasar
Banyak UMKM yang kesulitan jualan produk sendiri di supermarket dan marketplace karena produknya belum punya izin edar dari BPOM.
Ya, tanpa kamu sadari, legalitas ini bisa jadi jalan untuk untuk memperluas jangkauan pasar kamu. Apabila tidak ada legalitasnya, tentu usahamu buat memperluas pasar akan sia-sia.
Dan tentu saja, ketika produk kamu sudah legal dan mampu menembus rak retail modern, mendapat kepercayaan dari distributor besar, atau dilirik pembeli dari luar negeri, maka pasarmu makin luas.
4. Menghindari Sanksi Hukum
Menjual produk yang tidak ada izin BPOM-nya ibaratnya seperti kamu di atas permukaan es tipis di sungai yang membeku, alias berisiko!
Sebab, kapan pun produk bisa ditarik dari pasaran atau kamu harus berhadapan dengan denda dan sanksi hukum. Situasi ini jelas merugikan, entah dari aspek finansial ataupun branding bisnis kamu.
Dengan mendaftarkan produk ke BPOM sejak awal, kamu sudah melindungi bisnis dari risiko ini.
5. Meningkatkan Reputasi dan Daya Saing
Produk yang berlabel BPOM punya nilai lebih daripada produk serupa yang tidak punya izin. Semakin baik reputasi produk, otomatis makin besar juga peluang untuk bersaing.
Sebab, calon konsumen akan menganggap produk ini lebih tepercaya, berstandar tinggi, dan profesional. Ini jugalah yang membuat posisi produkmu di pasar lebih kuat daripada kompetitor.
Sementara itu para mitra bisnis, distributor, hingga investor akan menganggap bisnis kamu memang serius, bukan hanya coba-coba.
6. Mendukung Pertumbuhan Bisnis
Ketika produkmu sudah dapat izin BPOM, maka akan lebih banyak peluang baru menanti, seperti kerja sama dengan distributor, masuk ke jaringan retail modern, sampai ekspor.
Ya, semua ini pastinya ikut berkontribusi mendukung pertumbuhan bisnismu ke arah positif. Logo BPOM ini juga bisa membantumu untuk mendapat investor di kemudian hari, karena mereka melihat bisnismu sudah ada landasan hukumnya.
View this post on Instagram
Syarat Daftar BPOM untuk UMKM dan Bisnis Besar
Sebelum mendaftarkan label BPOM, kamu perlu menyiapkan beberapa persyaratan, yaitu:
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- NPWP perusahaan atau perorangan untuk keperluan administrasi pajak.
- Surat Izin Usaha (SIUP atau IUMK)
- Data pabrik/produksi, seperti alamat, kapasitas produksi, dan detail lainnya.
- Komposisi dan label produk
- Hasil uji laboratorium (jika diperlukan)
Semakin lengkap dokumen yang kamu siapkan maka proses pengurusan BPOM pasti akan lebih cepat.
Baca juga:
Cara Daftar BPOM Secara Online
Untuk mempermudahmu, sekarang ada layanan daftar BPOM online, nih. Jadi, kamu tidak perlu mengurus proses administrasi langsung ke kantor lembaga ini. Nah cara mengurus BPOM online ini adalah:
1. Registrasi Akun di e-BPOM
Pertama, kamu harus membuat akun dulu di https://e-reg.pom.go.id/ dengan mengisi informasi perusahaan dan penanggung jawab.
2. Unggah Dokumen Persyaratan
Setelah akun berhasil dibuat, unggah dokumen yang diminta, seperti izin usaha, data produk, label, samapi hasil uji lab. Sebelum mengunggahnya, pastikan dulu bahwa formatnya sudah sesuai ketentuan dari situs tersebut.
3. Proses Verifikasi
Pihak BPOM akan memeriksa kelengkapan dokumen yang kamu kirim. Jika ada yang kurang, kamu akan diminta untuk merevisi lebih dulu. Khusus produk tertentu, kamu juga perlu melewati prosedur uji laboratorium tambahan.
4. Mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE)
Saat semua dokumen sudah tepat, kamu akan menerima Nomor Izin Edar (NIE), yang wajib dicantumkan di kemasan produk sebagai bukti legalitasnya.
Selesai!
Tips Agar Proses Daftar BPOM Lancar
Biar proses pengurusan BPOM lebih mudah, kamu bisa ikuti beberapa tips ini:
- Pastikan dokumen lengkap dan sesuai format yang diminta/
- Gunakan panduan resmi BPOM agar proses pendaftaran lancar.
- Label produk harus jelas dan informatif, yang memuat komposisi, izin edar, dan keterangan yang sesuai dengan aturan.
- Gunakan hasil uji lab terbaru dari lembaga tepercaya.,
- Konsultasi dengan ahli regulasi atau jasa pendamping bila perlu.
Pentingnya Jasa Pengiriman untuk Bisnis yang Sudah Daftar BPOM
Jika produkmu sudah punya izin BPOM, artinya kamu sudah bisa memasarkannya, nih. Nah, agar proses distribusinya lancar, peran jasa pengiriman sangat penting untukmu. Sebab, dengan layanan kirim paket yang cepat dan aman, bisnis kamu tinggal fokus pada produksi dan strategi pemasaran saja.
Nah, jasa kirim andalan yang bisa kamu pilih adalah Lion Parcel, yang sudah punya jaringan pengiriman luas ke hampir seluruh Indonesia.
Belum lagi ongkirnya terjangkau, layanan pengiriman yang banyak, dan ada tarif sistem tracking real-time. Jadi, kamu bisa memastikan produk sampai ke konsumen dengan aman tanpa khawatir soal distribusi.
Alhasil, dengan dukungan logistik yang tepat, produk kamu yang sudah legal pasti bisa lebih cepat menjangkau pasar. Karena itulah, setelah selesai daftar BPOM, pastikan kamu pilih jasa pengiriman Lion Parcel sebagai partner. Yuk, langsung cek layanan Lion Parcel!