Fase terberat dalam menjalankan usaha terletak pada awal-awal bisnis itu terbentuk. Hal ini dilatarbelakangi oleh faktor banyaknya ketidakpastian yang dihadapi, mulai dari keuangan hingga perubahan perilaku dari target pasar.
Kondisi tersebut juga banyak menggiring bisnis ke dalam jurang kehancuran bahkan bisa pailit, karena tidak ada pemasukan yang baik untuk memutarkan uang. Sebagai pebisnis baru, kamu tak mau dong gagal dan mengalami hal itu?
Untuk itu, kamu perlu antisipasi agar tidak terjadinya hal yang buruk. Jadi, ketahui yuk lima hal yang bisa membuat jualan kamu sepi saat sedang merintis bisnis.
1. Ketidakmampuan Beradaptasi dengan Perubahan
Pasar selalu berubah-ubah adalah normal. Untuk mengaturnya sesuai keinginan kamu, justru sulit karena banyak faktor yang melatarbelakangi satu sama lain.
Jika tidak mengikuti perubahan pasar akan sulit, apalagi bisnis kamu terbilang baru. Karena bisa saja target pasarmu terdistraksi oleh kompetitor yang berusaha memenangkan kompetisi. Hal ini tidak bisa dibiarkan, jika begitu akan sulit bisnis dapat bertahan.
2. Terdapat Masalah Internal
Manajemen sumberdaya manusia atau kata lain karyawan di tempatmu, menjadi faktor penting berjalannya bisnis lho! Ya, kamu perlu juga menjaga kualitas yang dapat mempengaruhi jalannya operasional tiap harinya.
Misalnya ada masalah di dalam internal atau karyawan satu sama lain, bisa bereffek pada banyak hal. Bisnis akan susah dikontrol, usaha sepi, dan bisa saja terjadi gulung tikar. Hati-hati lho!
View this post on Instagram
3. Menimbun Stok Dagangan yang Tidak Tahan Lama
Punya bisnis kuliner? Biasanya, memiliki stok untuk bahan-bahan produk kamu penting dalam proses persiapan, dan menyiapkan stok itu sendiri. Tapi itu tak mudah.
Jika salah menyiapkan stok bahan yang bertahannya tidak lama, produk yang dihasilkan kurang baik dan membuat bisnis kuliner kamu rugi. Jadi tetapkan dengan benar mana yang dapat distok, tanpa mudah busuk atau tahan lama.
Baca Juga:
- 4 Tujuan Penting Riset Pasar yang Bisnismu Harus Terapkan
- Kunci Sukses Bisnis Tas Online: Pengiriman dan Packaging yang Aman
- 10 Ide Konten Bisnis Online Shop agar Jualan Naik & Banjir Orderan!
4. Kurang dalam Melakukan Promosi
Sebagus apapun produk yang dimiliki tak akan menjual jika jualan kamu tidak dipromosikan dengan baik. Jangan berharap pada pelanggan tiba-tiba tahu tanpa ada informasi yang cukup.
Jadi, pastikan tiap produkmu dapat dipromosikan dengan baik agar masyarakat dapat teredukasi dengan sama baiknya dan berefek pada penjualan secara efektif.
5. Target Pasar yang Berubah-ubah
Berbeda target pasar, berbeda pula cara mendekatinya. Hal itulah yang mendorong seorang pebisnis untuk kreatif dalam melakukan pengembangan produk maupun bentuk promosi. Namun, jangan juga mengubah-ubah target pasar, yang ada malah akan membuat bisnismu tidak tampak bisa dipercaya.
Hal ini serupa dengan penerapan layanan, jika salah target maka akan tidak efektif juga. Misalnya,memberikan metode pembayaran yang bisa memudahkan pelanggan di berbagai kalangan. Cash On Delivery atau COD salah satunya, metode bayar di tempat yang disediakan di berbagai macam platform yang bisa membuat pelangganmu makin betah belanja. Jenis pembayaran ini sudah populer di Indonesia.
Selain nyaman bayar di tempat, COD juga dipilih karena bisa bayar dengan uang tunai. Tak seperti metode belanja online lainnya, kamu hanya perlu uang tunai sesuai dengan harga yang ditentukan.
Layanan bayar di tempat juga disediakan lho oleh ekspedisi terdekat Lion Parcel yang bisa dibayarkan dengan metode QRIS untuk COD ongkir, makin membuat pengalaman berbelanja pelangganmu praktis dan cepat.
Yuk, segera gunakan layanan bayar di tempat milik Lion Parcel di bisnismu!