Bulan Ramadan selalu menjadi momen emas bagi pelaku usaha kuliner. Setiap tahun, kebutuhan akan jajanan berbuka puasa terus ada, mengingat gaya hidup masyarakat yang semakin praktis dan dinamis. Alhasil, banyak yang memilih membeli takjil siap santap daripada menyiapkannya sendiri di rumah.
Dengan bergantinya tahun, perilaku konsumen juga mengalami pergeseran, karena konsumen lebih selektif, menyukai variasi menu, tampilan menarik, serta kemudahan pemesanan dan pengirimannya.
Jika tertarik terjun ke bisnis takjil di puasa 2026 nanti, kamu harus tahu dulu tren dan peluang, tantangan, ide bisnis, sampai tips agar bisnis ini menghasilkan cuan yang bagus. Untungnya, kami sudah siapkan panduannya. Yuk, cek rinciannya!
Tren dan Peluang Bisnis Kuliner Puasa 2026
Memasuki Ramadan 2026, bisnis kuliner tetap menunjukkan peluang yang menjanjikan. Pola konsumsi masyarakat semakin matang, namun kebutuhan akan takjil praktis tetap tinggi.
Dilansir dari berbagai sumber, beginilah kira-kira gambaran tren dan peluang yang bisa kamu manfaatkan:
- Permintaan takjil cenderung stabil sepanjang Ramadan, terutama menu manis, segar, dan praktis, karena membantu pemulihan energi setelah berpuasa seharian.
- Perpaduan takjil tradisional dan kekinian semakin diminati, misalnya kolak klasik dengan varian modern, puding sedot, susu kurma, hingga jajanan viral.
- Minuman segar masih menjadi menu favorit, mulai dari es buah, es kelapa muda, es blewah, es cincau, hingga infused water kurma.
- Kesadaran konsumen terhadap pola makan sehat meningkat, sehingga membuka peluang bisnis takjil rendah gula dan berbahan alami.
- Menjamurnya sistem pre-order, delivery, dan konsep cloud kitchen, sehingga membantumu penjual untuk menekan risiko stok berlebih.
- Makin efektifnya penggunaan digital marketing dan social commerce untuk menjangkau lebih banyak pembeli.
- Modal usahanya relatif kecil dengan perputaran cepat, sehingga cocok sebagai usaha musiman maupun pemula.
Tantangan Menjalani Bisnis Kuliner saat Puasa 2026
Di balik peluang besarnya, bisnis kuliner Ramadan tetap memiliki tantangan yang perlu kamu antisipasi sejak awal, seperti:
- Persaingannya sangat ketat, karena banyak pedagang musiman menjual produk serupa dalam waktu bersamaan.
- Sulit tampil beda tanpa inovasi menu dan konsep, khususnya untuk produk umum seperti gorengan dan kolak.
- Manajemen stok bahan baku rawan bermasalah akibat kenaikan permintaan dan keterbatasan bahan musiman.
- Butuh usaha ekstra untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk, khususnya untuk takjil basah dan minuman segar.
- Penjual harus mempertimbangkan pengiriman agar jajanan berbuka puasa tetap layak konsumsi saat sampai ke pelanggan.
- Keterbatasan tenaga kerja saat jam sibuk, sehingga berisiko membuat pelayanan tidak maksimal
- Penjual wajib menjaga konsistensi rasa dan pelayanan agar pelanggan mau melakukan repeat order.
Baca Juga:
- Strategi Bisnis Ramadan: Cara Meningkatkan Penjualan dan Efisiensi Operasional
- 35 Ucapan Hampers Ramadan untuk Keluarga, Sahabat, dan Kolega
- Jualan Baju Lebaran 2026? Ini Strategi Biar Cepat Laku
Ide Menu Jualan Jajanan Buka Puasa Terlaris di 2026
Lalu, jual apa yang laris pas puasa?
Soal ini, kamu bisa coba jadikan beberapa daftar di bawah sebagai referensi:
1. Minuman Segar
Minuman segar selalu menjadi pilihan utama ketika berbuka, karena mampu menghilangkan dahaga dengan kilat. Menu ini juga relatif mudah dibuat dan margin-nya stabil.
Minuman-minuman yang populer biasanya:
- Es blewah/timun suri
- Es kelapa muda
- Es buah
- Es cincau hitam dan hijau
- Es susu kurma
- Infused water kurma
- Sop buah
2. Jajanan Manis Tradisional
Snack tradisional bisa jadi ide jualan bulan puasa modal kecil, karena bahannya cenderung terjangkau dan gampang ditemukan. Selain rasanya familier, menu ini juga cocok untuk segala usia.
Contohnya:
- Kolak pisang, biji salak, dan ubi
- Bubur sumsum
- Bubur sagu mutiara atau bubur kampiun
- Klepon, nagasari, dan kue lapis
- Dadar gulung
- Manisan kolang-kaling
3. Jajanan Gurih
Selain yang manis, jajanan gurih juga sering jadi opsi pengganjal lapar sebelum makan besar. Kombinasi yang cocok dengan takjil manis juga membuat popularitasnya tinggi.
Kamu bisa pertimbangkan beberapa menu ini:
- Gorengan, misalnya bakwan, tempe mendoan, tahu isi, pastel, dan risoles
- Martabak tahu
- Tahu walik atau tahu aci
- Cilok dan cireng
4. Jajanan Kekinian
Jajanan Ramadan kekinian juga cenderung cepat laku di kalangan anak muda, karena visual dan rasanya yang unik. Dengan promosi yang tepat, kamu malah bisa jual habis produknya lebih cepat.
Biasanya, makanan seperti ini juga termasuk kategori jajanan buka puasa yang disukai anak-anak, karena rasanya manis, teksturnya lembut, dan tampilannya menarik.
Nah, contoh menunya adalah:
- Puding sedot
- Kue cubit lumer
- Mochi isi
- Dimsum ayam
5. Jajanan Sehat Mengenyangkan
Kamu juga bisa menargetkan konsumen yang lebih sadar kesehatan, karena pangsa pasarnya juga cukup menarik. Menu-menunya pun cenderung lebih mudah dibuat, seperti:
- Aneka rebusan, seperti ubi, jagung, pisang, dan singkong
- Lontong isi sayur mini
- Dimsum kukus ayam atau sayur
- Tahu kukus isi ayam atau sayur
- Salad buah dengan saus yogurt
- Rujak gula aren cair
- Gado-gado
6. Menu Paket
Untuk menargetkan pembeli dengan banyak anggota keluarga, kamu juga bisa mempertimbangkan menu paket.
Opsinya pun simpel, seperti:
- Paket takjil hemat berisi menu manis, gurih, dan minuman
- Paket buka puasa kantoran untuk pemesanan kolektif
Tips agar Bisnis Jajanan Buka Puasa Laris
Agar jualan kamu tetap stand out di tengah persaingan yang ketat, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan, seperti:
- Fokuslah pada menu yang sudah terbukti laris di pasaran, lalu beri sedikit sentuhan inovasi agar terlihat beda dari kompetitor.
- Gunakan bahan baku yang segar dan jaga konsistensi rasa, karena kualitas adalah alasan utama pelanggan melakukan repeat order.
- Terapkan sistem pre-order untuk menghindari stok berlebih dan risiko makanan terbuang.
- Manfaatkan media sosial, seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok untuk promosi harian. Usahakan aktif menjelang berbuka puasa untuk menarik lebih banyak konsumen.
- Gunakan kemasan yang bersih, praktis, dan menarik agar produk terlihat lebih bernilai dan layak dibagikan di media sosial.
- Sesuaikan harga dengan target pasar kamu dan sediakan paket hemat untuk pembelian dalam jumlah banyak.
- Pastikan pelayanan cepat dan responsif, karena waktu menjelang berbuka adalah momen paling krusial bagi pelanggan.
- Pertimbangkan layanan delivery atau kerja sama dengan jasa pengiriman, sehingga jangkauan penjualan kamu semakin luas.
- Evaluasi penjualan setiap hari untuk mengetahui menu mana yang paling diminati dan mana yang perlu kamu kurangi.