Setiap hari pasti ada aktivitas mengirim paket, apalagi yang punya bisnis online. Dalam proses pengiriman paket biasanya ada bubble wrap yang menjadi bahan packing paling aman.
Tujuannya, sebagai pengemasan yang efektif dalam memberikan perlindungan pada produk dari berbagai risiko, karena permukannya yang memiliki banyak gelembung udara. Selain itu, bubble wrap terbilang ekonomis.
Bubble wrap sendiri memiliki berbagai jenis, seperti bubble wrap pada umumnya, bubble wrap foil, bubble wrap dengan busa, bubble wrap anti static, bubble wrap kertas kraft dan masih banyak lagi.
Nah, mungkin belum banyak yang tahu nih cara packing menggunakan bubble wrap karena dibutuhkan ketelitian agar barang bisa terproteksi dengan baik.
Cara Packing dengan Bubble Wrap
- Pilih Bubble Wrap
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada banyak sekali jenis bubble wrap yang bisa kamu gunakan. Untuk menentukan jenis bubble wrap yang dibutuhkan kamu harus mempertimbangkan jenis produk, ukurannya, berat produk hingga lama waktu pengiriman.
- Ukuran yang Sesuai
Paket yang kamu kirim, ukurannya kecil atau besar? Agar kemasannya aman gunakan bubble wrap dengan ukuran yang sesuai. Karena biasanya bubble wrap umumnya dijual dalam bentuk gulungan (roll).
Jadi, ukur dulu panjang dan lebar bubble wrap yang akan digunakan. Sesuaikan juga ya dengan isi produknya, apakah butuh perhatian lebih khusus atau tidak. Mungkin akan memerlukan berlapis-lapis bubble wrap.
- Bungkus Paket dengan Bubble Wrap
Setelah dipotong, bungkus paket dengan rapi di semua sisi barang dengan ketebalan yang cukup. Pastikan barang terbungkus dengan benar dan tidak ada yang terbuka ya! Karena jika tidak, barang yang dikirim bisa saja terkena air atau penyok.
Nah, biasanya penggunaan bubble wrap terbilang boros lho! Padahal barang yang dikirim tidak perlu membutuhkan bubble wrap berlapis-lapis. Meskipun ekonomis, tapi bisa menyebabkan pengeluaran kamu boros.
Untuk itu cari tahu yuk tips menggunakan bubble wrap agar tidak boros dan bikin boncos!
Tips Anti Boros dan Boncos Pakai Bubble Wrap
Gunakan Secukupnya
Bubble wrap umumnya dijual dalam bentuk gulungan (roll). Hal ini bisa jadi membuat kamu lebih boros jika tidak menggunakannya dengan baik.
Ya, kamu perlu memotongnya lebih dahulu untuk menyesuaikan dengan ukuran paket yang ingin dibungkus. Cek kembali apakah produk tersebut butuh perhatian khusus, jika tidak gunakan bubble wrap secukupnya. Tak perlu gunakan berlapis-lapis.
Pemakaian Alat Packing Lainnya
Kamu pernah terima paket yang dibungkus dengan bubble wrap saja? Meskipun aman, bubble wrap yang digunakan terlalu banyak. Bisa jadi pemakaiannya boros.
Contohnya, jika sudah menggunakan kardus, tak perlu lagi penggunaan bubble wrap berlebihan. Pastikan barang di dalamnya terbungkus dengan benar agar lebih tahan goncangan dan aman saat ditumpuk bersama paket lain.
Manfaatkan Bubble Wrap Bekas
Jika kamu masih punya bubble wrap, kamu bisa simpan untuk digunakan kembali pada saat mengirim paket. Tinggal lihat lagi cara di atas untuk bungkus paket dengan benar.
Jadi, tak perlu beli bubble wrap baru yang bikin kamu boros dong?
Nah, paketnya sudah dibungkus tapi ada satu hal lagi nih yang wajib kamu tahu agar sampai dengan aman? Jasa pengiriman yang berani diandelin!
Kamu bisa percayakan pengiriman barang menggunakan Lion Parcel, jasa pengiriman yang terpercaya yang didukung oleh maskapai terbesar Lion Group.
Berdiri sejak 2013, Lion Parcel sudah memiliki ribuan agen yang mampu menjangkau 34 provinsi di Indonesia. Lion Parcel hadir untuk kamu yang ingin mengirim paket dengan aman, terpercaya dan ongkirnya murah!
Nah, gunakan layanan JAGOPACK, jagonya ongkir murah kirimnya mulai dari Rp5 ribu ke seluruh Indonesia! Selain itu, kirim paket ukuran besar dengan ongkir murah.
Ada BIGPACK, layanan yang menjadi solusi kirim paket dalam ukuran besar karena makin besar paket, ongkirnya makin murah! Jadi cocok untuk membantu kebutuhan bisnis kamu lho.
Eits, kamu yang ingin terjun ke bisnis online jangan lupa untuk aktifkan Lion Parcel di Tokopedia. Karena kamu bisa dapatkan keuntungan cashback hingga 20%. Untuk info lebih lanjut klik di sini.
Untuk informasi layanan yang ada di jasa pengiriman Lion Parcel kamu bisa kunjungi di sini.
Untuk cek ongkir jasa pengiriman Lion Parcel klik di sini.
Untuk cek resi atau tracking jasa pengiriman Lion Parcel kamu bisa kunjungi di sini.