TikTok Live Dimatikan: Dampak untuk Seller dan Tips Jualan Tetap Laku

TikTok Live Dimatikan: Dampak untuk Seller dan Tips Jualan Tetap Laku

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
8 September 2025

Pernahkah kamu membayangkan situasi saat jualan online lagi ramai-ramainya, tapi tiba-tiba saluran utama transaksi kamu mendadak hilang? Nah, itulah yang beberapa waktu lalu terjadi ketika fitur TikTok live dimatikan di Indonesia. 

 

Otomatis banyak penjual atau seller yang merasa bingung sekaligus panik, karena selama ini live menjadi andalan untuk interaksi langsung dengan pembeli. Pertanyaan baru pun bermunculan, seperti bagaimana nasib jualan tanpa live, apakah omzet bisa tetap aman atau anjlok drastis? 

 

Nah, buat kamu para seller pastikan untuk tenang dulu, ya. Sebab, artikel ini akan mengulas lengkap alasan kenapa fitur live TikTok  dimatikan, dampak yang dirasakan seller, hingga strategi alternatif supaya bisnis kamu tetap berjalan lancar jika kondisi ini kembali terjadi. Yuk, simak detailnya!

Alasan Fitur TikTok Live Dimatikan

alasan fitur TikTok live dimatikan

Sebelum membahas dampaknya, penting buat kamu untuk memahami dulu apa fitur live di TikTok  dan kenapa kehadirannya sangat vital untuk penjual.

 

Jadi, fitur TikTok live merupakan layanan atau sarana siaran langsung yang memungkinkan seller melakukan promosi produk secara real-time. Interaksi dua arah ini terbukti ampuh meningkatkan konversi, karena pembeli bisa langsung bertanya, menawar, hingga checkout saat itu juga.

 

Namun, pada 30 Agustus 2025 lalu, fitur live TikTok dinonaktifkan sementara. Alasannya pun bukan karena masalah teknis, tapi berkaitan dengan situasi sosial dan politik yang memanas di Tanah Air. 

 

Dari berbagai sumber yang kami rangkum, setidaknya ada tiga alasan kenapa live TikTok dimatikan, yaitu:  

  • Keamanan dan situasi sosial: Berdasarkan pernyataan resminya, TikTok mengatakan mereka secara sukarela menonaktifkan fitur live di Indonesia akibat meningkatnya aksi demonstrasi dan kekerasan yang mengikuti. Langkah ini dianggap krusial demi menjaga ruang digital tetap aman.
  • Pencegahan mobilisasi massa: Kepolisian menyatakan bahwa fitur live sering dipakai untuk mengajak pelajar atau massa bergabung ke aksi demo. Hal ini membuat mereka khawatir akan memicu kerusuhan yang lebih besar.
  • Menjaga ruang aman: TikTok  menegaskan keputusan ini merupakan upaya pengamanan tambahan. Mereka pun ingin memastikan platform-nya tetap menjadi ruang yang sehat dan beradab bagi pengguna.

Tentu saja, keputusan ini mendapat kritikan keras dari pengguna dan masyarakat, mengingat fiturnya bukan hanya dibutuhkan saat demo, tapi bagi para seller dari aplikasi ini. Belum lagi, fitur ini dianggap jadi media informasi tepercaya dan ter-update, mengingat mayoritas media tidak terlalu aktif memberitakan hal ini.  

 

Tapi, kabar baiknya fitur live tidak selamanya mati. Sebab, pada sore hari, di tanggal 2 September 2025 lalu, layanan ini kembali aktif setelah sekitar empat hari nonaktif. TikTok kabarnya juga menambahkan sistem pengamanan ekstra dan pemantauan konten dengan lebih ketat agar hal yang ditakutkan tidak terjadi.

Dampak Dimatikannya Fitur TikTok Live Bagi Seller

fitur live tiktok dimatikan

Terlepas apa pun alasannya, kamu tentu pasti kaget dengan keputusan mendadak ini, kan?

 

Bayangkan saja, sumber utama transaksi mendadak ditutup. Jadi, wajar jika banyak seller langsung merasa kelimpungan. Setidaknya, ada empat dampak bagi para seller selama fitur TikTok live diblokir ini, yaitu: 

1. Penurunan Omzet

Bagi sebagian besar UMKM, live menyumbang lebih dari setengah total penjualan mereka. Saat fitur ini hilang, penurunan omzet otomatis sangat drastis. Bahkan, ada yang mencapai 60%. [1] 

 

Alhasil, produk yang biasanya laku keras lewat promosi live, tiba-tiba kehilangan daya tarik karena tidak ada interaksi real-time.

2. Gangguan Ekosistem Digital

Masalahnya tidak berhenti di seller saja, lho. Sebab, rantai bisnis digital ikut terganggu, seperi kurir, ekspedisi, hingga tim kreatif yang biasanya sibuk menangani orderan dampak. 

 

Ketika transaksi menurun, otomatis jumlah paket yang dikirim ikut berkurang. Jika berkelanjutan, otomatis beberapa orang bisa saja kehilangan sumber pendapatannya.

3. Ketidakpastian Bisnis

Seperti yang kamu tahu atau bahkan rasakan sendiri, para seller merasa was-was karena tidak tahu kapan live akan kembali normal. 

 

Strategi kampanye yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, apalagi di awal bulan atau menjelang event besar pun jadi berantakan. Situasi ini akhirnya menimbulkan kecemasan yang cukup besar bagi pelaku usaha.

4. Hilangnya Tempat Bergantung Bagi Seller

Selama TikTok live off, terlihat bahwa betapa tingginya ketergantungan penjual pada fitur live TikTok ini. 

 

Sebab, pola belanja di platform ini berbeda dari marketplace lain. Tanpa live, interaksi terasa kaku dan penjualan menurun drastis. Banyak seller akhirnya sadar bahwa strategi mereka terlalu bergantung pada satu fitur saja. Jika tidak punya strategi lain, mau tidak mau mereka harus menanggung kerugian.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Lion Parcel (@lionparcelid)

Tips Berjualan Bagi Seller Saat Fitur TikTok  Live Dimatikan

Meski sekarang live sudah aktif lagi, situasi kemarin jadi pengingat bahwa hal semacam ini bisa terulang kapan saja. Untuk itu, para seller sebaiknya punya strategi alternatif untuk menghadapinya, seperti:

1. Optimalkan Video Pendek (Feed TikTok )

Manfaatkanlah konten video pendek untuk menarik perhatian. Kamu bisa buat review produk, tutorial singkat, atau konten storytelling yang membuat calon pembeli penasaran. Feed yang konsisten ini bisa menjaga eksposur brand meski tidak sedang live.

2. Gunakan TikTok Shop Tanpa Live

Jangan lupakan katalog di TikTok Shop, karena produk bisa tetap kamu tampilkan dengan deskripsi detail, foto menarik, dan promo diskon. Jadi, walaupun tanpa live, calon pembeli masih bisa checkout dengan mudah.

3. Manfaatkan Platform Lain

Diversifikasi itu kunci dari strategi ini. Caranya, cobalah mengalihkan sebagian promosi bisnismu ke Shopee Live, Tokopedia Play, Instagram Live, atau YouTube Live. Ya, sebab semua platform ini juga punya fitur serupa yang bisa mendukung kegiatan jualan secara real-time.

4. Jalankan Iklan Berbayar

Saat trafik organik berkurang, iklan bisa jadi penyelamat buatmu. Gunakanlah TikTok  Ads untuk target audiens spesifik atau coba kampanye di media sosial lain. Dengan menjalankan iklan ini, maka jangkauan produkmu bisa lebih luas.

5. Bangun Komunitas di Luar TikTok 

Jangan sepenuhnya bergantung pada algoritma platform ini, ya. Mulailah kumpulkan database pelanggan melalui WhatsApp, Telegram, atau email. Dengan begitu, komunikasi tetap terjaga meski TikTok live diblokir sementara.

6. Fokus ke Branding

Jualan tidak hanya tentang transaksi cepat dan untung, sehingga branding juga penting. Sebab, branding yang kuat akan membantu kamu bertahan meski fitur live tidak bisa dipakai.

 

Caranya, konsistenlah membangun branding dengan konten interaktif, edukatif, atau inspiratif. Dengan begitu, bisnis kamu akan jadi top of mind bagi pembeli yang mencari produk dari niche bisnis kamu.

Kirim Paket dengan Lion Parcel

kirim paket lion parcel

Selain urusan promosi, logistik juga jadi kunci kelancaran bisnis, nih. Selama masa penonaktifan live, banyak seller tetap harus mengirim pesanan dari platform lain atau dari fitur TikTok Shop. Nah, agar pengiriman tetap aman, pastikan kamu mempercayakannya pada ekspedisi yang berpengalaman seperti Lion Parcel.

 

Layanan Lion Parcel pun cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari paket reguler hingga barang berukuran besar.  

Dengan jaringan luas, kamu bisa dengan mudah menemukan Lion Parcel terdekat untuk drop paket atau memesan layanan pickup langsung ke rumah. Selain itu, sistem cek resi real-time membuat kamu lebih tenang memantau perjalanan paket.

 

Nah, dari kejadian ini, kita bisa belajar bahwa strategi cadangan diperlukan agar bisnis tidak rugi ketika satu saluran penjualan bermasalah. Dengan memahami dampak dan strategi di atas, meski suatu saat TikTok live dimatikan lagi, kamu tetap bisa menjaga alur jualan agar tetap lancar!

 

#tiktokshop #tipsbisnisditiktok #tipsbisnis
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo