Apakah Jasa Pengiriman Barang Lion Parcel Bisa Kirim Tanaman?
Siapa yang ikutan ‘fomo’ mengoleksi atau bahkan terjun ke bisnis tanaman hias saat covid-19? Ya, saat pandemi melanda tanaman hias jadi salah satu barang yang dijadikan koleksi bahkan harganya melonjak naik.
Tren itu berjalan hingga saat ini. Berbagai tanaman hias, mulai dari monstera, kaktus mini, sampai bibit buah, banyak pecinta tanaman yang jual beli secara online. Hal ini turut membuat dampak kepada jasa pengiriman.
Jasa pengiriman barang memiliki peran penting dalam memastikan tanaman yang dikirim sampai ke tujuan dengan aman dan tepat waktu. Meski demikian ada satu tantangan besar yang sering dihadapi, yaitu
Bagaimana cara kirim tanaman agar tetap segar dan tidak rusak selama perjalanan?
Untungnya, sekarang sudah banyak jasa pengiriman barang yang bisa mengantarkan tanaman hidup dengan aman, salah satunya ekspedisi Lion Parcel yang memiliki layanan pengiriman dan penanganan khusus untuk berbagai jenis barang, termasuk tanaman.
Sebelum mengetahui alasan kenapa kirim tanaman pakai jasa pengiriman Lion Parcel, kamu perlu tahu dulu kenapa tanaman butuh penanganan khusus.
Mengapa Pengiriman Tanaman Butuh Penanganan Khusus?
Tanaman hidup itu unik, beda dengan produk biasa seperti pakaian atau gadget. Selama perjalanan, tanaman bisa stres akibat guncangan, panas, kurang udara, atau terlalu lama di perjalanan. Akar bisa busuk, daun layu, bahkan mati kalau tidak dikemas dengan benar atau dikirim lewat jasa ekspedisi yang tidak berpengalaman.
Jadi sebelum kirim tanaman ada dua hal penting yang harus diperhatikan:
- Cara mengemas tanaman dengan benar, dan
- Memilih jasa pengiriman barang yang aman dan terpercaya.
Tips dan Cara Packing Tanaman Agar Aman Saat Dikirim
Agar tanamanmu tetap segar sampai tujuan, ikuti langkah-langkah berikut:
- Pilih tanaman yang kuat dan tidak mudah layu.
Jenis seperti kaktus, sukulen, atau bibit berakar kuat paling aman dikirim jarak jauh. - Persiapkan tanaman sebelum dikirim.
Siram secukupnya satu hari sebelumnya (jangan terlalu basah agar tidak busuk). - Bungkus akar dengan tisu lembap atau media tanam ringan.
Gunakan plastik atau kain agar lembapnya tetap terjaga. - Gunakan pelindung tambahan.
Masukkan ke dalam pot plastik kecil, lalu lindungi dengan kardus berlubang untuk sirkulasi udara. Tambahkan bubble wrap atau kertas supaya tidak berguncang. - Tambahkan label khusus.
Tulis “Tanaman Hidup – Jangan Dibalik / Jangan Ditumpuk” agar kurir tahu cara menanganinya.
Baca Juga:
- Syarat dan Ketentuan Karantina Tanaman Hias di Lion Parcel
- Barangmu Tertahan? Mungkin Sedang Dikarantina, Ini Penjelasannya
- Apakah Cash on Delivery Menguntungkan Buat Bisnis?