Cerita Sukses Motiviga, Tas Lokal asal Bandung yang Tembus Pasar Asia Tenggara

Cerita Sukses Motiviga, Tas Lokal asal Bandung yang Tembus Pasar Asia Tenggara

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
11 Agustus 2021

Usaha tak pernah menghianati hasil. Mungkin itu juga yang dirasakan oleh dua pemuda asal Bandung, Givary Malik dan Marchen yang memiliki bisnis tas lokal hampir 10 tahun.


Keduanya membangun bisnis dari nol. Jatuh bangun sudah dialaminya sejak awal berbisnis di tahun 2012. Namun, siapa sangka bisnis dengan nama brand Motiviga ini melahirkan banyak produk yang laris manis terjual. Bahkan sudah diekspor ke pasar Asia Tenggara.


“Waktu awal bisnis kita nggak punya basic bisnis. Saya basic di komunikasi, terus Giva di desain grafis. Namun sambil berjalannya waktu ketemu banyak orang, sambil belajar cari ide sampai ke titik sekarang. Mudah-mudahan ke depannya terus diapresiasi,” ujar Marchen saat dihubungi oleh Lion Parcel, Jumat 6 Agustus 2021.


Nama Motiviga diambil dari kata ‘Motif’, artinya tas yang dihadirkan Motiviga memiliki ciri khas pattern unik. Brand lokal ini menjadi salah satu pioner tas pattern. Sudah lebih dari ratusan model tas dengan motif yang dibuat oleh Motiviga, mulai dari backpack, sling bag, hand bag, pouch, tas laptop hingga bicycle bag. 


Bahan yang digunakan adalah cordura dan high quality hardware yang dapat menjaga barang-barang penting selama bepergian. Sedangkan untuk metode printing pattern, Motiviga menggunakan non-toxic inc, sehingga aman dikenakan pada tubuh. Tak heran kalau Motiviga menjadi salah satu brand lokal favorit anak muda.


“Untuk inspirasi biasanya Motiviga ambil konvensional. Misalnya ketemu sesuatu menarik di jalan, isu yang lagi berkembang itu kita ubah jadi bentuk desain. Prosesnya bisa sampai 3-6 bulan,” tutur Marchen.


Bahkan ada salah satu koleksi Motiviga yang mencuri perhatian. Saat itu, kata Marchen hijab pattern tengah tren kemudian Motiviga menghadirkan kain bermotif yang bisa dijadikan hijab dan juga tas. Smart! 


Koleksi itu terinspirasi dari Furoshiki Jepang, yaitu kain berbentuk persegi empat dengan berbagai motif yang digunakan untuk membungkus barang dengan cara dijinjing.


“Kalau biasanya hijab hanya dijadikan sebagai tutupan kepala atau scarf menutup bahu. Kita ubah jadi tas, namanya jadi Furoshi-kit. Jadi mereka beli satu produk tapi jadinya multifungsi,” ceritanya lagi.


Untuk mengembangkan bisnis Motiviga juga menggandeng beberapa seniman untuk berkolaborasi. Selain membantu para seniman, tujuannya mengajak anak muda Indonesia mencintai produk lokal.


“Kita menggandeng seniman lokal, salah satunya Muklay, street illustrator. Kita bikin tiga produk dari hasil karyanya. Banyak sebenarnya hal-hal yang Motiviga bisa bagi-bagi ke teman-teman di luar sana mungkin dari segi ilmu atau bagaimana dari segi membuat pattern,” kata salah satu owner dari Motiviga ini.


UMKM Indonesia di Mata Motiviga


Kesuksesan Motiviga juga turut mengembangkan UMKM di Indonesia. Kreativitas tanpa batas yang dihadirkan lewat desain dan produk Motiviga, sukses membawa produk lokal dicintai anak-anak muda Indonesia. Bahkan produknya sudah terjual di Asia Tenggara.


“Kalau saya lihat UMKM di Indonesia pertumbuhannya sangat cepat apalagi di masa pandemi. Yang awalnya hanya cari cuan, justru konsepnya lebih terbentuk dan mateng. Jadi walaupun pandemi, semangat untuk berbisnis lebih tinggi,” cerita Marchen.


Motiviga berharap UMKM di Indonesia semakin berkembang lagi. Apalagi saat ini produk lokal tengah dilirik oleh negara-negara lain.


“Mungkin awalnya sama dengan Motiviga ada banyak jalan tersesat bahkan buntu untuk akhirnya sampai di posisi sekarang. Mungkin, UMKM bisa saling membantu sesama, misalnya membuat kolaborasi agar ke depannya terus berkembang.”


Lalu, apa tips bisnis dari Motiviga untuk mereka yang sedang berbisnis?


“Kembangkan produknya, jangan sampai dibiarkan stuck bisnisnya. Tapi ingat juga kapasitas kita seperti apa, mau duluin marketing boleh atau branding boleh. Tapi balik lagi kapasitasnya bagaimana, modalnya bagaimana. Banyak riset dan tes pasar sampai produk kita diterima oleh pasar,” katanya.


Motiviga #MerdekaKirim dengan Lion Parcel


Motiviga memilih Lion Parcel sebagai jasa pengiriman yang aman dan terpercaya. #MerdekaKirim dengan kemudahan pengiriman barang kepada customer dirasakan sejak awal kerja sama di tahun 2021. 


Menurut Marchen Motiviga Lion Parcel berani diandelin untuk menyelesaikan pengiriman. Bahkan sampai saat ini belum ada yang komplain dan customer selalu senang dengan produk yang datang tepat waktu.


“Kita proud kerja sama Motiviga dan Lion Parcel. Kerja sama yang diberikan Lion Parcel bukan hanya membuat kita senang tapi juga customer senang sekali karena memuaskan,” kata Marchen.


Selama ini #MerdekaKirim lainnya yang dirasakan Motiviga dengan jasa pengiriman Lion Parcel adalah mudah untuk tracking barang customer. Selain itu keuntungan lainnya jangkauan Lion Parcel yang luas.


“Ini memudahkan kita dalam pengiriman barang. Trackingnya juga gampang, sampai sekarang tidak ada report yang jelek. Ditambah lagi membantu dari segi operasional karena Lion Parcel menawarkan fasilitas jemput, apalagi saat barang yang mau dikirim itu banyak.”


Nah, mau ngerasain #MerdekaKirim seperti Motiviga? Kamu juga bisa lho menjadikan Lion Parcel sebagai jasa pengiriman bisnis kamu. Tak hanya aman dan terpercaya, Lion Parcel juga punya banyak promo menarik.


Mulai dari SIKAT (Setengah Kilo Hemat). Diskon ongkos kirim, pembulatan ke bawah setiap penambahan 0.5 kg dan tanpa hitung dimensi (volumetric). Kirim paket berat 1,8 kg harusnya bayar 2 kg tapi kalau pakai promo SIKAT dibuletin jadi 1,5 kg aja! 


Lalu ada promo PAS kamu bisa kirim barang dalam kota cuma Rp4,500 di 124 daerah di Indonesia. Tunggu apalagi, buruan pakai Lion Parcel!


Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo