FOB shipping point adalah: cara kerja, keuntungan, dan bedanya dengan FOB destination

Mengenal FOB Shipping Point dan Bedanya dengan FOB Destination

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
27 Januari 2026

Saat berbisnis, istilah FOB shipping point adalah hal penting yang perlu kamu pahami, apalagi ketika sering berkirim barang jarak jauh atau internasional. Sebab, sistem ini merupakan penentu tanggung jawab, risiko, dan biaya pengiriman penjual dan pembeli.

 

Jadi, dengan paham konsep ini, kamu akan lebih cermat mengatur pengiriman barang, mengurangi risiko kerusakan, serta memastikan transaksi tercatat benar.

 

Karena itu, artikel ini akan membimbingmu supaya paham semuanya, termasuk bedanya dengan FOB destination, yang kerap dianggap sama!

Apa itu FOB Shipping Point?

Apa itu FOB Shipping Point?

 

FOB (Free On Board) Shipping Point ialah istilah yang menandai titik perpindahan tanggung jawab barang dari penjual ke pembeli. Perpindahannya berlangsung ketika barang pergi dari tempat penjual, misalnya gudang atau pelabuhan.

 

Artinya, setelah barang masuk armada, maka seluruh risiko kerusakan, kehilangan, serta ongkir merupakan tanggung jawab pembeli.

 

Contoh FOB shipping point adalah saat kamu membeli 50 unit kulkas dengan syarat FOB dari gudang penjual di Jakarta. Maka, ketika kulkas dikirim oleh ekspedisi, risiko selama pengiriman sepenuhnya berada di tanganmu sebagai pembeli. Penjual hanya bertanggung jawab sampai barang dimuat.

 

Tanggung jawab ini pun meliputi pengelolaan dokumen, asuransi, serta semua biaya logistik. Dengan begitu, kedua pihak sudah tahu pembagian risiko dan tanggung jawabnya.

Cara Kerja FOB Shipping Point dalam Proses Pengiriman

https://www.shutterstock.com/id/image-photo/truck-hold-letter-block-word-fob-1748876240?trackingId=951ddd00-f10d-4d1a-86d7-9fc39e2f0323&listId=searchResults

Sistem FOB shipping point punya alur tersendiri, yang jika disederhanakan menjadi:

1. Persiapan Barang oleh Penjual

Pihak penjual mempersiapkan paket sesuai pesanan dan memastikan seluruh komponen lengkap dan layak kirim. Pengemasan berlangsung di gudang atau pabrik penjual agar barang terlindungi selama pengiriman.

 

Pada tahap ini, tanggung jawab soal kualitas dan kelengkapan dokumen paket masih di penjual.

2. Penyerahan Barang ke Jasa Kirim

Paket diserahkan ke jasa ekspedisi, forwarder, atau carrier yang ditunjuk. Titik ini namanya shipping point, yaitu ketika paket resmi dalam kendali perusahaan pengiriman.

3. Berpindahnya Tanggung Jawab dan Risiko

Ketika paket pergi dari penjual, otomatis tanggung jawabnya pindah ke pembeli. Alhasil, risiko rusak atau kehilangan saat pengiriman juga akan ada di tangan pembeli juga.

Alhasil, penjual tidak memiliki kewajiban lagi terhadap kondisi barang, sehingga transaksi dapat tercatat “selesai” dari sisi mereka.

4. Pembeli Mengatur Pengiriman  

Sesudah tanggung jawabnya pindah, pembeli akan mengatur semua tahapan pengiriman. Tanggung jawabnya termasuk pemilihan jalur dan jasa logistik, sampai mengelola asuransi untuk perlindungan paket akibat rusak atau hilang.

5. Pengiriman Barang

Pihak ekspedisi kemudian mengirim paket menuju ke alamat pembeli. Di sini risikonya tetap di pihak pembeli, sehingga saat ada masalah, klaimnya kepada asuransi atau ekspedisi.

6. Pencatatan Transaksi dalam FOB Shipping Point

Pencatatan transaksi oleh penjual berlangsung saat barangnya pergi dari tempat mereka. Sementara pembeli mencatatnya sebagai persediaan walaupun paketnya belum sampai. Cara ini menolong pencatatan akuntansi tetap rapi dan transparan. Setelah itu, pembeli tinggal menunggu barangnya sampai.

 

Baca Juga:

Keuntungan Memakai Sistem FOB Shipping Point

Keuntungan Memakai Sistem FOB Shipping Point

 

Beberapa keuntungan yang kamu dapatkan ketika memakai sistem ini adalah:

1. Pembeli Memegang Kendali Penuh

Dengan FOB shipping point, kamu berhak memilih sendiri jalur pengiriman, transportasi, serta ekspedisi yang sesuai. Jadi, pemilihannya bisa lebih disesuaikan dengan kebutuhan atau budget.

2. Fleksibilitas Biaya Logistik

Ketika pembeli mengurus pengirimannya, mereka punya peluang membandingkan tarif beberapa ekspedisi, sehingga makin efisien, khususnya untuk pengiriman berkuantitas besar.

Hal ini pun menolong pembeli menghemat biaya operasional sekaligus memberi kontrol maksimal atas anggaran pengiriman.

3. Transparansi Pembagian Tanggung Jawab

Dari awal telah jelas siapa pihak penanggung risiko dan biaya. Alhasil, potensi sengketa penjual dan pembeli bisa berkurang, sekaligus mempermudah pencatatan akuntansi.

4. Mempercepat Proses Penjualan untuk Penjual

Penjual tidak perlu menunggu barang sampai ke pembeli, sehingga transaksi bisa tercatat lebih cepat. Hal ini membuat arus kas lebih lancar, sehingga penjual dapat berfokus pada produksi dan operasional lainnya.

5. Cocok untuk Pengiriman ke Luar Negeri dan Volume Besar

Skema ini ideal untuk pembeli yang kerap mengirim paket ke luar negeri atau bervolume besar. Dengan mengelola sendiri jalur, carrier, serta asuransi, maka pembeli dapat mengoptimalkan biaya, menjaga keamanan barang, dan memastikan pengiriman sesuai jadwal.

 

Perbedaan FOB Shipping Point dan FOB Destination Point

Selain FOB shipping point, ada juga istilah FOB destination.  FOB destination point adalah sistem yang memastikan tanggung jawab dan risiko tetap berada di penjual sampai barang diterima pembeli. Alhasil, keduanya punya perbedaan yang signifikan. 

 

Nah, perbedaan antara FOB shipping point dan FOB destination adalah:

1. Titik Penyerahan Paket

Di FOB shipping point paket resmi diserahkan sesudah pergi dari gudang atau pelabuhan penjual. Jadi, ketika ekspedisi mengambil barang, tanggung jawab pindah ke pembeli.

Sebaliknya, FOB destination menandai penyerahan barang terjadi paketnya diterima pembeli. Jadi, selama pengiriman, barang masih menjadi tanggung jawab penjual.

2. Penanggung Biaya Pengiriman

FOB shipping point dibayar oleh pembeli, mulai dari ongkos kirim dan asuransi. Sedangkan pada FOB destination, penjual lah yang menanggung seluruh biaya hingga barang sampai ke tangan pembeli.

3. Risiko Selama Pengiriman

Risiko kerusakan atau kehilangan di FOB shipping point langsung beralih ke pembeli saat pengiriman barang dari penjual. Ketika ada masalah saat pengiriman, pembeli yang harus mengurus klaim atau asuransi.

 

Sementara itu, FOB destination menempatkan risiko tetap di penjual sampai barang sampai ke pembeli.

4. Waktu Pengakuan Transaksi

Pencatatan transaksi pada FOB shipping point saat barang dikirim, karena saat itu penjual sudah menyelesaikan kewajibannya.

 

Sebaliknya, pencatatan FOB destination baru berlangsung ketika paket sampai ke pembeli, karena tanggung jawabnya masih di tangan.  

5. Dokumen dan Asuransi

Pembeli berperan aktif untuk mengurus dokumen pengiriman dan asuransi pada FOB shipping point. Sebaliknya, di FOB destination pengurusannya ada di tangan penjual.  

6. Dampak terhadap Strategi Bisnis

FOB shipping point cocok untuk pembeli yang sudah berpengalaman dan ingin kendali penuh. Sedangkan FOB destination terasa lebih aman untuk pembeli yang ingin meminimalkan risiko dan tidak ingin repot mengurus pengiriman.

Peran INTERPACK dalam Mendukung Pengiriman dengan Skema FOB Shipping Point

kirim paket paket luar negeri

Dalam praktiknya, pengiriman profesional merupakan kunci agar barang aman sampai tujuan. Karena itu, INTERPACK Lion Parcel hadir sebagai solusi jasa ekspedisi yang membantu menjaga keamanan barang saat dikirim dengan sistem FOB shipping point.

 

Dengan dukungan profesional dari INTERPACK, proses pengiriman menjadi lebih aman, efisien, dan terpercaya, sehingga pembeli bisa fokus pada strategi bisnis tanpa khawatir soal risiko logistik. Apalagi dengan adanya fitur tracking Lion Parcel, pembeli bisa tahu posisi paket dengan lebih aman.

 

Jadi, buat kamu yang ingin mengirim barang besar atau internasional dengan sistem FOB shipping point, memilih INTERPACK adalah langkah yang tepat.

 

Alhasil, dengan memahami FOB shipping point dan memanfaatkan INTERPACK Lion Parcel sebagai partner kamu, maka pengiriman barang bisa lebih lancar, aman, dan efisien!

 

 

#interpack #kirimpaketkeluarnegeri
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo