Apa Itu BI Checking dan Bagaimana Cara Cek Online?

Apa Itu BI Checking dan Bagaimana Cara Cek Online?

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
31 Desember 2025

Pernah dengar istilah BI Checking? Dalam dunia keuangan, BI Checking menjadi salah satu faktor penentu diterima atau tidaknya pengajuan pinjaman. Biasanya dilakukan untuk kebutuhan pribadi atau bisnis, hasil dari BI Checking itu sering menjadi “gerbang utama” yang menentukan keputusan bank atau lembaga pembiayaan.

 

Namun, masih banyak juga orang yang belum paham, termasuk pelaku bisnis atau UMKM. Untuk kamu yang mau tahu secara menyeluruh apa itu BI Checking, cara mengeceknya, serta solusi jika hasilnya bermasalah. Simak artikelnya sampai selesai ya.

Apa Itu BI Checking?

bi checking cara cek bi checking bermasalah

 

BI Checking adalah istilah lama yang digunakan untuk sistem pengecekan riwayat kredit seseorang. Saat ini, BI Checking telah resmi digantikan oleh SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski begitu, istilah BI Checking masih umum digunakan di masyarakat.

 

BI Checking berisi data riwayat pinjaman seseorang, mulai dari kredit bank, kartu kredit, cicilan kendaraan, KPR, hingga pinjaman online legal.

 

Data ini digunakan untuk menilai apakah orang tersebut atau pelaku usaha memiliki rekam jejak pembayaran yang baik atau justru berisiko.

Fungsi BI Checking bagi Individu dan Pelaku Bisnis

BI Checking tidak hanya penting bagi perbankan, tetapi juga bagi masyarakat secara individual atau pelaku usaha. Fungsnya antara lain:

  1. Menilai kelayakan kredit sebelum pinjaman disetujui.
  2. Mengukur risiko gagal bayar calon debitur.
  3. Menjaga stabilitas sistem keuangan.
  4. Mendorong disiplin pembayaran bagi individu dan UMKM.
  5. Menjadi dasar penentuan plafon dan bunga kredit.

Bagi pelaku bisnis, BI Checking yang sehat sangat penting untuk mendapatkan tambahan modal usaha. Dimana saat mengajukannya kamu dengan mudah mendapatkan modal tersebut.

 

Baca Juga:

Kolektibilitas Kredit dalam BI Checking

Kolektibilitas Kredit dalam BI Checking

 

Dalam BI Checking atau SLIK OJK, dikenal sistem kolektibilitas, yaitu penilaian kelancaran pembayaran kredit:

  • Kolektibilitas 1 (Lancar)
  • Kolektibilitas 2 (Dalam Perhatian Khusus)
  • Kolektibilitas 3 (Kurang Lancar)
  • Kolektibilitas 4 (Diragukan)
  • Kolektibilitas 5 (Macet)

Semakin tinggi angka kolektibilitas, semakin besar risiko penolakan pengajuan kredit, terutama bagi pelaku bisnis.

Cara Cek BI Checking Online

Untuk melakukan BI checking atau SLIK OJK secara online, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi situs web https://idebku.ojk.go.id 
  2. Pada beranda iDebKu OJK, pilih opsi "Pendaftaran".
  3. Lengkapi seluruh kolom yang tersedia pada halaman pendaftaran guna memverifikasi ketersediaan layanan, kemudian tekan tombol "Selanjutnya".
  4. Isi formulir registrasi dengan data diri kamu secara lengkap dan benar, lalu klik "Selanjutnya" untuk meneruskan proses cek BI checking.
  5. Persiapkan dokumen persyaratan yang diminta, lalu unggah foto dokumen aslinya.
  6. Selanjutnya, kamu diminta untuk mengunggah foto diri dengan mengikuti instruksi pada aplikasi.
  7. JIka proses registrasi berhasil, kamu akan dapat email konfirmasi dari OJK yang memuat informasi penting, seperti nomor pendaftaran.
  8. Pantau perkembangan permohonan kamu pada menu "Status Layanan" dengan memasukkan nomor pendaftaran untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
  9. OJK akan memproses iDeb dan menyampaikan hasilnya melalui email Anda dalam jangka waktu satu hari kerja terhitung setelah pendaftaran.

Keseluruhan proses BI checking online atau SLIK OJK membutuhkan waktu 5 menit untuk pencetakan dan 15 menit untuk pencetakan dengan penjelasan iDeb.

Cara Cek BI Checking Offline

Salah satu cara untuk melakukan cek BI checking adalah datang langsung ke kantor OJK dengan membawa dokumen pendukung seperti berikut:

  • Dokumen pendukung debitur perseorangan
    • Fotokopi KTP dan menunjukkan KTP asli
    • Formulir permintaan informasi debitur yang dapat diunduh di website OJK atau diperoleh di kantor OJK
  • Dokumen pendukung debitur yang meninggal dunia
    • Akta kematian
    • Fotokopi KTP ahli waris
    • Surat pernyataan ahli waris
    • Formulir permintaan informasi debitur yang dapat diunduh di website OJK atau diperoleh di kantor OJK
  • Dokumen pendukung debitur badan usaha
    • NPWP
    • Akta pendirian perusahaan
    • Perubahan anggaran dasar terakhir
    • Formulir permintaan informasi debitur yang dapat diunduh di website OJK atau diperoleh di kantor OJK

OJK akan melakukan pengambilan data informasi debitur jika semua persyaratan terpenuhi.

Penyebab BI Checking Bermasalah

Penyebab BI Checking Bermasalah

 

Jadi sebenarnya apasih yang membuat BI Checking bisa menjadi bermasalah?

  • Telat membayar cicilan
  • Kredit macet yang belum dilunasi
  • Menunggak kartu kredit
  • Gagal bayar pinjaman online legal
  • Menjadi penjamin kredit orang lain
  • Kredit usaha yang tidak terkelola dengan baik

Banyak pelaku bisnis tidak menyadari bahwa kredit pribadi dan kredit usaha tercatat dalam sistem yang sama. Sehingga ketika ingin melakukan pinjaman untuk modal bisnis, terpaksa ditolak.

 

Jika tidak ingin itu terjadi, kamu perlu melakukan tips di bawah ini ya.

Tips Mengatasi BI Checking Bermasalah bagi Pelaku Bisnis

Tips Mengatasi BI Checking Bermasalah bagi Pelaku Bisnis

 

Tak usah khawatir, Bagi pelaku bisnis dan UMKM yang BI Checking bermasalah, ini bukanlah akhir dari segalanya. Kamu bis ikuti beberapa langkah strategis yang bisa dilakukan di bawah ini:

 

1. Lunasi Tunggakan dan Minta Surat Lunas

 

Prioritaskan pelunasan tunggakan, sekecil apa pun. Setelah lunas, mintalah surat keterangan lunas dari lembaga pembiayaan sebagai bukti resmi.

 

2. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha

 

Banyak BI Checking UMKM bermasalah karena keuangan tercampur. Gunakan rekening dan pencatatan terpisah agar arus kas lebih jelas.

 

3. Ajukan Kredit Bertahap

 

Jika BI Checking belum sepenuhnya pulih, ajukan pembiayaan dengan nominal kecil terlebih dahulu untuk membangun kembali riwayat kredit.

 

4. Manfaatkan Alternatif Pembiayaan

 

Selain bank, pelaku bisnis juga bisa memanfaatkan alternatif lain untuk mengajukan pinjaman, yaitu koperasi simpan pinjam, lembaga pembiayaan mikro, dan program pembiayaan pemerintah untuk UMKM. Namun tetap pastikan lembaga tersebut terdaftar dan legal.

 

5. Jaga Konsistensi Pembayaran

 

Setelah kredit berjalan kembali, pastikan pembayaran dilakukan tepat waktu agar kolektibilitas perlahan membaik.

 

Pentingnya Cek BI Checking Secara Berkala bagi UMKM

Bagi pelaku bisnis, cek BI Checking secara rutin akan sangat membantu, dimana kamu bisa mengetahui kesiapan pengajuan modal usaha dan menghindari penolakan mendadak.

 

Selain itu, dengan cek BI Checking secara rutin bisa merencanakan ekspansi bisnis dan menjaga kepercayaan lembaga keuangan.

Ingat ya, BI Checking yang sehat akan membuka lebih banyak peluang pembiayaan di masa depan lho! Dimana BI Checking atau SLIK OJK adalah indikator penting dalam dunia kredit, baik untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis.

 

Disiplin keuangan, transparansi, dan perencanaan yang baik adalah kunci utama untuk menjaga reputasi kredit tetap sehat.

 

Bicara soal bisnis, jasa pengiriman Lion Parcel punya penawaran khusus nih untuk kamu! Jadi agen Lion Parcel dengan modal Rp10 juta tapi bisa untung puluhan juta per bulan. 

 

jadi agen lion parcel

 

Peluang bisnis ini menjanjikan karena adanya kebutuhan dari pelanggan yang tinggi. Dimana banyaknya pelanggan yang berjualan online dan pertumbuhan e-commerce yang berkembang di Indonesia. Hal ini tentu membuat proses pengirman paket dibutuhkan oleh para pebisnis agar barang sampai dengan aman.

 

Nah, pas banget! Kesempatan menjadi agen Lion Parcel tidak boleh kamu sia-siakan. Banyaknya orang yang mendaftar dan membuka ekspedisi terdekat ini, membuat kuota kamu mungkin akan berkurang.

 

Di Lion Parcel sendiri terdapat berbagai layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan untuk kirim paket, mulai dari reguler, ongkir murah, same day, kirim paket ke luar negeri, atau kirim cargo.

 

Skema diskon yang akan kamu dapatkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Diskon penjualan 35% untuk jenis pengiriman BOSSPACK.
  • Diskon penjualan 30% untuk jenis pengiriman REGPACK.
  • Diskon penjualan 25% untuk jenis pengiriman JAGOPACK.
  • Diskon penjualan 20% untuk jenis pengiriman INTERPACK.
  • Diskon penjualan sampai 25% untuk jenis pengiriman BIGPACK.
  • Diskon penjualan flat untuk marketplace & aplikasi.

Dengan diskon penjualan di atas, keuntungan kamu menjadi agen Lion Parcel bisa Rp20 - Rp30 juta per bulan lho! Yuk, daftar jadi agen Lion Parcel di sini.

#tipskeuangan #tipsbisnis
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo