7 Fakta Menarik Jule, Influencer yang Lagi Trending!
Nama Jule atau Julia Prastini belakangan tengah ramai diperbincangkan di pencarian Google dan media sosial. Hal ini membuat banyak orang penasaran dan mencari tahu, sebenarnya siapa sih sosok Jule?
Banyak yang ingin tahu latar belakang kehidupannya, perjalanan karier, hingga kontroversi yang membuat namanya viral. Tak heran, kata kunci seperti “Jule viral”, “Jule Julia Prastini”, “fakta Jule”, hingga “Jule trending Google” mengalami lonjakan pencarian.
Nah, berikut adalah 7 fakta menarik tentang Jule yang menarik perhatian Simak artikelnya sampai selesai ya!
1. Sosok Jule yang Merupakan Influencer
Julia Prastini lahir dan besar di Jakarta. Dikenal sebagai selebgram dan juga content creator, yang aktif di Instagram serta TikTok. Sebelum viral, Jule, sapaannya banyak disukai dengan konten yang
Sebelum viral karena kontroversi, Jule aktif membagikan konten seputar kehidupan keluarga, parenting, gaya hidup, dan style berhijabnya. Kontennya dianggap relatable dan dekat dengan kehidupan banyak perempuan muda. Citranya pun positif dan inspiratif.
2. Menikah dengan Pria Asal Korea
Salah satu hal yang membuat Jule cepat dikenal adalah kisah pernikahannya dengan pria asal Korea Selatan, Na Daehoon. Hubungan mereka sempat disebut sebagai couple goals lintas budaya, bahkan sering dijadikan contoh keluarga harmonis di media sosial.
Jule menikah dengan pria Korea tersebut pada 2021, melewati proses taaruf. Dari pernikahan ini keduanya dikaruniai tiga anak yang kini jadi sorotan publik.
Sebelum kasusnya mencuat, kehidupan Jule dan Na Daehoon tampak harmonis. Namun, belum lama berita perceraian keduanya pun muncul disebabkan oleh orang ketiga atau kasus perselingkuhan dengan pria bernama Safrie Ramadan, seorang petinju.
3. Memiliki Jumlah Followers yang Besar
Sebagai influencer, Jule memiliki jutaan pengikut di Instagram. Angka ini membuatnya cukup diperhitungkan dalam dunia endorsement dan kerja sama brand. Tak hera jika banyak brand yang bekerja sama dengan Jule.
Popularitas digital inilah yang menjadi sumber utama penghasilannya.
4. Jule Mualaf Sejak Kecil
Dikutip dari berbagai sumber, Jule memutuskan menjadi Mulaf sejak kecil, di usia 9 tahun. Diajak oleh sang ibu, yang lebih dulu masuk Islam. Meski awalnya menolak, Jule mengaku mendapat hidayah.
Nah, itu dia sosok Jule yang menjadi trending topic. Dirinya memang mengawali karier sebagai selebgram yang menjadi inspirasi banyak orang. Bahkan pernikahannya dengan pria Korea dijadikan hubungan lintas budaya oleh para penggemarnya.
5. Kontroversi Membuat Nama Jule Meledak di Pencarian Google
Lonjakan pencarian terbesar terjadi ketika Jule terseret isu kontroversi rumah tangga dan perubahan citra di media sosial. Isu ini membuat kata kunci seperti “Jule viral”, “Jule trending”, dan “fakta Jule terbaru” naik drastis.
Baru-baru ini Jule juga menjadi trending, karena rumor yang beredar kalau Jule terlihat sedang liburan di Bali bersama aktor Jefri Nichol, yang jadi salah satu topik hangat di komentar netizen.
6. Transformasi Citra Jule Jadi Perbincangan Publik
Perubahan gaya penampilan dan konten Jule juga menjadi salah satu alasan namanya terus dicari. Banyak netizen membandingkan “Jule dulu dan sekarang”, baik dari segi penampilan maupun pesan yang disampaikan di media sosial.
Terbaru, sebuah video pendek yang menunjukkan Jule tanpa hijab dan pakai tanktop ramai dibicarakan setelah viral di TikTok/Instagram, meski kemudian dihapus. Itu memicu banyak reaksi di sosial media.
7. Sumber Kekayaan Jule Didominasi dari Endorsement
Banyak yang bertanya, apakah Jule punya bisnis sendiri? Faktanya, hingga kini Jule lebih dikenal sebagai influencer, bukan pemilik bisnis besar. Penghasilannya didominasi dari endorsement, kerja sama brand, dan promosi produk.
Meski demikian sudah banyak brand yang bekerja sama dengan Jule. Sayangnya, setelah isu viralnya itu, beberapa brand memilih memutus kerja sama atau menunda kontrak endorsement dengan Jule karena reaksi publik.
Bahkan masyarakat terus menyuarakan untuk cancel culture. Ini menunjukkan bahwa sejauh ini penghasilannya memang bertumpu pada endorsement / kolaborasi, bukan pada bisnis usaha yang berdiri sendiri di luar itu.
Jule Kena Cancel Culture
Kasus Jule menunjukkan bahwa dalam dunia influencer, kesalahan personal bisa langsung berdampak pada aspek profesional, terutama bagi mereka yang menggantungkan pendapatan dari citra publik.
Menurut Merriam-Webster Dictionary, cancel culture adalah cara berperilaku yang terjadi di masyarakat atau kelompok, terutama di ranah media sosial. Tindakan ini melibatkan orang-orang yang menolak atau berhenti mendukung seseorang dikarenakan sebuah alasan.
Jadi sebenarnya apa sih penyebab terjadinya cancel culture dan bagaimana dampaknya untuk seller atau brand, terutama mereka yang sudah terlanjur menjadikan influencer yang terkena kasus tersebut sebagai wajah dari brand-nya?
Baca Juga:
- Sumber Kekayaan Audi Marissa, Bisnis Tas Sampai Lapangan Padel!
- Sumber Kekayaan Inara Rusli, Bisnis Fashion hingga Jual Rempah
- 8 Fitur TikTok Shop Terbaru Untuk Dongkrak Penjualan
Dampak Cancel Culture untuk Seller dan Brand
Penurunan Penjualan Secara Instan
Begitu public figure yang jadi wajah brand terseret isu, efek paling cepat terasa adalah penjualan turun drastis, konsumen ragu membeli dan produk diasosiasikan dengan kontroversi sehingga pelan-pelan citra brand tersebut hilang.
Bahkan seller yang tidak tahu-menahu soal isu bisa ikut diseret karena publik melihat brand sebagai “pendukung” figur tersebut.
Kerusakan Reputasi Jangka Panjang
Lebih berbahaya lagi, jika seller atau brand tidak peduli dengan aksi cancel culture, bisa menyebabkan: brand dianggap tidak punya nilai, seller dicap tidak sensitif secara sosial, dan kepercayaan pelanggan menurun
Ingat ya, reputasi yang rusak lebih sulit dipulihkan dibandingkan penjualan yang turun.
Hal utama yang bisa dilakukan agar hal itu tidak terjadi adalah lakukan Background Check terlebih dahulu, bukan cuma sekadar melihat followers yang banyak.
Kemudian diversifikasi wajah brand dengan lebih satu orang, misalnya gunakan beberapa influencer kecil, libatkan komunitas, atau customer kamu sebagai wajah brand.